“Alhamdulillah, Kota Bogor mendapatkan apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri sebagai salah satu daerah terbaik dalam kategori creative financing. Ini menunjukkan bahwa sumber pembiayaan pembangunan tidak harus selalu berasal dari PAD, pajak, dan retribusi daerah saja,” ujar Dedie Rachim yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi di Yogyakarta Marriott Hotel, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dedie Rachim menjelaskan, selama ini Pemkot Bogor terus berupaya mencari berbagai sumber pendanaan pembangunan, baik melalui skema non-APBD, program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), maupun kerja sama dengan berbagai pihak.
“Pemkot Bogor terus membuka peluang pembiayaan pembangunan melalui sumber non-APBD, pemanfaatan CSR, serta memperkuat kerja sama, koordinasi, dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Upaya inilah yang menjadi salah satu aspek penilaian dari Kemendagri,” jelasnya.
