google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

INFOPANTULAN.COM. JAKARTA — Perwakilan masyarakat dan beberapa pejabat dinas Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar audiensi resmi dengan jajaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) di Jakarta pada Selasa, 20 Juli 2026. Kedatangan delegasi ini bertujuan untuk mengajukan permohonan khusus terkait percepatan bantuan revitalisasi sekolah di Kalimantan Barat pada tahun anggaran 2026.
Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Gedung C Kemdikdasmen Jakarta Pusat tersebut, pihak perwakilan masyarakat memaparkan data dan kondisi riil di lapangan. Berdasarkan laporan yang dihimpun, masih banyak fasilitas pendidikan, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta wilayah pedalaman Kalbar, yang mengalami kerusakan berat—mulai dari ruang kelas yang hampir ambruk, rusaknya fasilitas sanitasi, hingga minimnya mebeler standar.
“Kami hadir di sini untuk membawa suara masyarakat di pelosok terutama sekolah-sekolah di Kalbar. Pendidikan yang layak adalah hak setiap anak bangsa. Revitalisasi sekolah pada tahun 2026 ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi masa depan agar kualitas SDM di Kalbar tidak tertinggal,” ujar perwakilan delegasi masyarakat Kalbar.


Tidak ada komentar