Eva Marthiana Tekankan Soliditas Kader PKK Bogor di Jambore 2026

Abdul Halim
22 Okt 2026 13:16
Berita 0 10
3 menit membaca

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga atau TP PKK Kabupaten Bogor, Eva Marthiana, menekankan pentingnya soliditas, komunikasi, dan kolaborasi antarkader dalam mengoptimalkan program pemberdayaan keluarga dan masyarakat. Ia menyampaikan pesan tersebut saat membuka Jambore Kader PKK Kabupaten Bogor Tahun 2026.

Kegiatan berlangsung di Gedung Serbaguna I, Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, pada Kamis, 22 Oktober 2026. Dalam pembukaannya, Eva menilai jambore bukan hanya ajang silaturahmi, melainkan forum bagi para kader untuk bertukar pikiran, berbagi pengalaman, dan memperkuat pemahaman agar pelaksanaan program PKK berjalan lebih terarah.

Jambore PKK sebagai ruang tukar pengalaman dan penguatan pemahaman

Eva Marthiana melihat jambore sebagai momentum penting untuk mempertemukan kader dari berbagai tingkatan. Melalui kegiatan semacam ini, para kader dapat saling mendengar praktik baik yang sudah berjalan di lapangan, lalu menyesuaikannya dengan kebutuhan di wilayah masing-masing.

Menurutnya, pertukaran pengalaman juga berfungsi sebagai sarana pembelajaran bersama. Saat kader memahami alasan dan pola kerja program, mereka cenderung lebih siap menjalankan kegiatan di tingkat yang lebih kecil, mulai dari kecamatan hingga desa dan kelurahan. Dengan cara itu, program tidak berhenti pada dokumen, tetapi benar-benar masuk ke aktivitas keseharian warga.

Koordinasi antartingkat kunci agar program selaras dan tepat sasaran

Dalam arahannya, Eva menyoroti koordinasi yang kuat antara TP PKK tingkat kabupaten, kecamatan, desa, dan kelurahan. Ia menempatkan koordinasi sebagai jembatan agar setiap program berjalan selaras, sekaligus meminimalkan potensi perbedaan pemahaman di lapangan.

Ia berharap para kader dapat berkomunikasi aktif dengan sekretariat PKK di setiap tingkatan. Harapannya sederhana namun krusial, yakni program dari level kabupaten dapat dilaksanakan di wilayah kecamatan, desa, dan kelurahan tanpa miskomunikasi. Ketika alur informasi berjalan rapi, pelaksanaan program biasanya lebih konsisten, baik dari sisi jadwal maupun indikator keberhasilan.

Peran strategis TP PKK untuk pemberdayaan keluarga dan kesejahteraan

Eva menegaskan TP PKK Kabupaten Bogor memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah, khususnya pada bidang pemberdayaan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan jaringan kader yang tersebar di 40 kecamatan, kekuatan organisasi menjadi modal besar, tetapi hanya akan efektif bila diiringi koordinasi dan kerja sama yang solid.

Dari sisi implementasi, keberadaan kader di berbagai wilayah memudahkan pendekatan berbasis kebutuhan warga. Kegiatan pemberdayaan keluarga biasanya menuntut kedekatan dengan komunitas, termasuk kemampuan membaca kondisi sosial di lingkungan masing-masing. Karena itu, jambore dimaknai sebagai sarana memperkuat kesiapan kader menghadapi variasi tantangan di tiap wilayah.

Dampak nyata bagi warga melalui pendampingan, pendataan, dan kegiatan sosial

Eva juga memberi apresiasi atas dedikasi para kader yang selama ini terjun langsung ke masyarakat. Ia menyinggung bahwa peran kader tidak hanya sebatas menjangkau keluarga, tetapi juga ikut membantu pendataan serta mendukung berbagai kegiatan sosial dan program pemberdayaan di lingkungan masing-masing.

Keberadaan kader di tingkat bawah berpengaruh langsung pada layanan yang diterima warga. Misalnya, ketika pendataan dilakukan dengan baik, kebutuhan program dapat dipetakan lebih akurat, sehingga warga yang membutuhkan pendampingan atau bantuan kegiatan dapat terjangkau. Di sisi lain, keterlibatan kader dalam aktivitas sosial memperkuat ekosistem gotong royong yang menjadi ciri kerja PKK.

Harapan agar hubungan antarkader makin erat dan program selaras kebijakan pemerintah

Dalam kesempatan tersebut, Eva menyampaikan ucapan terima kasih kepada para kader, khususnya ibu-ibu yang setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ia berharap kader tetap semangat, ikhlas, dan rida dalam menjalankan pengabdian, sekaligus menjaga kebersamaan sebagai fondasi kerja organisasi.

Ia juga mengharapkan agar melalui jambore hubungan persaudaraan antarkader semakin erat dan koordinasi dengan TP PKK Kabupaten Bogor semakin kuat. Pada saat yang sama, para kader diajak menyelaraskan program PKK dengan kebijakan pemerintah agar pelaksanaannya lebih terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat.

x
x