
INFOPANTULAN.COM, BOGOR – Yayasan Badan Kerja Sama Pendidikan (YBKSP) Bakti Mulya 400 menggelar seminar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-43 dengan mengusung tema “From Legacy to Exponential Growth”.N
Kegiatan tersebut berlangsung di Sekolah Bakti Mulya 400 Cibubur, Metland Cileungsi, Kabupaten Bogor, Rabu (30/9/2026), bertepatan dengan hari ulang tahun YBKSP Bakti Mulya 400.
Acara diawali dengan penampilan vocal group guru Primary Years Programme (PYP) Bakti Mulya 400 Cibubur. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars BM 400.
Rangkaian peringatan HUT ke-43 semakin meriah dengan prosesi pemotongan tumpeng secara simbolis. Prosesi tersebut dilakukan setelah sambutan dari CEO YBKSP Bakti Mulya 400, Dr. H. Sutrisno Muslimin, M.Si., serta Ketua Dewan Pengurus Yayasan YBKSP Bakti Mulya 400, Ir. Hj. Anna Rosita Subagdja.
Sejumlah tokoh nasional turut menyampaikan ucapan selamat ulang tahun melalui tayangan video khusus sebagai bentuk apresiasi terhadap kiprah YBKSP Bakti Mulya 400 di bidang pendidikan.
Ucapan tersebut antara lain datang dari jajaran tokoh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Sandiaga Salahuddin Uno, mantan Kapolri Badrodin Haiti, jajaran manajemen Metland, perwakilan Yayasan Muslim Bumi Serpong Damai, cendekiawan Muslim Indonesia Prof. Komaruddin Hidayat, M.A., Ph.D., artis Dewi Gita, serta kritikus politik Rocky Gerung.
Memasuki acara inti, para peserta mengikuti seminar motivasi yang disampaikan motivator Ir. Jamil Azzaini, MM.
Dalam paparannya, Jamil Azzaini membahas pembentukan “Karakter Sukses Mulia” yang bertumpu pada tiga pilar utama, yakni Expert atau keahlian, Asset atau aset, dan Epos yang berkaitan dengan nilai perjuangan.
Menurut Jamil, sekolah memiliki peran besar dalam membentuk generasi masa depan yang tidak hanya sukses secara kompetensi, tetapi juga memiliki nilai dan karakter.
Ia juga menekankan pentingnya menerapkan prinsip kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas dalam menjalankan setiap aktivitas.
“Energi yang dikeluarkan sama dengan hasil usaha yang didapat. Jika hasil usaha yang didapat tidak sama dengan energi yang dikeluarkan maka yang tidak didapat tersebut akan disimpan menjadi tabungan energi,” ujar Jamil Azzaini dalam paparannya.
Seminar tersebut diikuti para guru dan karyawan Bakti Mulya 400 sebagai bagian dari rangkaian refleksi dan penguatan semangat untuk menghadapi tantangan pendidikan ke depan.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan suasana penuh kebersamaan melalui persembahan lagu “Kemesraan” yang dibawakan vocal group Bakti Mulya 400 Jakarta.
Memasuki usia ke-43, YBKSP Bakti Mulya 400 menegaskan komitmennya untuk terus mentransformasikan warisan prestasi yang telah dibangun menjadi pertumbuhan pendidikan yang lebih luas.
Saat ini, YBKSP Bakti Mulya 400 telah memiliki sekolah di tiga lokasi, yakni Jakarta, Cibubur di wilayah Cileungsi, dan Depok.
Pertumbuhan tersebut menjadi bagian dari upaya yayasan untuk terus mereplikasi model pendidikan sekaligus berkontribusi dalam memajukan kualitas pendidikan di Indonesia.
CEO YBKSP Bakti Mulya 400, Dr. H. Sutrisno Muslimin, M.Si., mengatakan pihaknya juga menyiapkan rencana pengembangan sekolah baru di Pulomas, Jakarta Timur.
“InsyaAllah kita akan terus mereplikasi dan akan membuka cabang baru di Pulomas, Jakarta Timur,” ujar Sutrisno.
Selain pengembangan cabang baru, Sutrisno juga menyampaikan rencana pembangunan BM Arena di Sekolah Bakti Mulya 400 Jakarta yang merupakan sekolah pertama YBKSP Bakti Mulya 400.
Menurutnya, pengembangan tersebut memiliki keterkaitan dengan semangat perjalanan Rasulullah SAW dalam peristiwa Fathul Makkah. Semangat tersebut dimaknai sebagai upaya untuk kembali ke wilayah asal dan membangun serta memperbaiki kehidupan masyarakat.
Melalui tema “From Legacy to Exponential Growth”, YBKSP Bakti Mulya 400 berharap capaian dan warisan pendidikan yang telah dibangun selama 43 tahun dapat menjadi pijakan untuk memperluas kontribusi di bidang pendidikan dan melahirkan generasi penerus yang berkarakter serta mampu memberikan manfaat bagi bangsa. ( Abi)


Tidak ada komentar