
INFOPANTULAN.COM, BOGOR– Lapangan luar Kompleks Pakansari, Kabupaten Bogor, berubah menjadi panggung megah perayaan kemerdekaan. Ribuan penonton, khususnya generasi muda, antusias menyaksikan Konser Kemerdekaan Gita Bahana Nusantara 2026 yang untuk pertama kalinya digelar di Kabupaten Bogor.
Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir. Menurutnya, konser tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Gita Bahana Nusantara ini merupakan bagian dari perayaan kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Mereka direkrut dari 38 provinsi, diaudisi, diseleksi dengan ketat, dan akhirnya setiap provinsi mengirimkan empat orang,” ujar Fadli Zon pada awak media, Selasa (11/8/2026).
Tak hanya penyanyi, sekitar 60 musisi juga menjalani proses seleksi untuk menjadi bagian dari Gita Bahana Nusantara 2026. Mereka nantinya akan tampil dalam perayaan HUT Kemerdekaan RI di hadapan Presiden dan masyarakat Indonesia pada 17 Agustus 2026 di Istana.
Para pelajar dan mahasiswa terpilih tersebut membawakan beragam repertoar, mulai dari lagu kebangsaan, lagu nasional, lagu daerah hingga lagu populer.
Menurut Fadli, penampilan Gita Bahana Nusantara bukan sekadar hiburan. Kehadiran mereka menjadi sarana untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada generasi muda.
“Lagu-lagu yang dibawakan mencerminkan kekayaan budaya kita, keberagaman budaya kita, dan semangat nasionalisme, patriotisme yang tinggi,” katanya.
Pertama Kali Digelar di Kabupaten Bogor
Pemilihan Pakansari sebagai lokasi Konser Kemerdekaan Gita Bahana Nusantara 2026 bukan tanpa alasan.
Fadli menjelaskan, selama ini konser tersebut lebih sering digelar di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat. Tahun ini, Kementerian Kebudayaan mencoba membawa pertunjukan tersebut lebih dekat dengan masyarakat di wilayah penyangga Jakarta.
Kabupaten Bogor dipilih karena memiliki jumlah penduduk yang besar sekaligus menjadi salah satu kawasan strategis di sekitar Jabodetabek.
“Kita ingin juga memberi kesempatan di berbagai kota, di berbagai tempat. Kabupaten Bogor ini kan kabupaten yang besar dan juga penduduknya terbesar, sekarang mungkin ada enam juta,” ujar Fadli.
Ia berharap gelaran di Pakansari dapat menjadi awal tradisi baru. Tahun depan, konser serupa bahkan berpeluang kembali digelar di Kabupaten Bogor maupun berpindah ke kota lain seperti Depok, Tangerang atau Bekasi.
“Supaya lebih muncul apresiasi, bibit-bibit, juga mungkin terinspirasi dari sini,” katanya.
Kebanggaan juga dirasakan karena dua peserta Gita Bahana Nusantara 2026 yang tampil berasal dari Kabupaten Bogor, tepatnya dari Cibinong.
Bogor Punya Segudang Warisan Budaya
Tak hanya berbicara soal konser, Fadli Zon juga menyoroti kekayaan budaya dan pariwisata Kabupaten Bogor.
Menurutnya, Kabupaten Bogor memiliki hampir seluruh potensi wisata, mulai dari wisata budaya, sejarah, religi, kuliner hingga wisata alam.
Kementerian Kebudayaan, kata Fadli, tengah mendorong penguatan sejumlah situs bersejarah di Kabupaten Bogor. Salah satunya adalah Batu Cianten yang akan dikembangkan menjadi museum.
Selain itu, sejumlah situs dan peninggalan sejarah lainnya juga menjadi perhatian, seperti Prasasti Ciaruteun, Kebon Kopi I, Kebon Kopi II, Prasasti Jambu hingga temuan di Arca Domas.
“Kita baru angkat itu Batu Cianten dan kita buat museum. Nanti kita tata beberapa situs warisan budaya dunia dan kita akan tingkatkan menjadi cagar budaya nasional,” ungkapnya.
Fadli juga membuka peluang pengembangan ekosistem seni modern di Kabupaten Bogor.
Ia berharap daerah ini tidak hanya dikenal karena kekayaan alam dan peninggalan sejarah, tetapi juga mampu melahirkan sineas, sastrawan, seniman pertunjukan, musisi hingga seniman rupa.
“Kita berharap di Kabupaten Bogor juga muncul sineas-sineas. Mungkin nanti ada festival film di sini yang bagus, komunitas sastranya berkembang, seni pertunjukan dan musik,” tuturnya.
Dengan kekayaan warisan budaya sekaligus talenta muda yang dimiliki, Kabupaten Bogor dinilai memiliki modal besar untuk menjadi salah satu pusat pengembangan kebudayaan di kawasan Jabodetabek.
Konser Gita Bahana Nusantara 2026 di Pakansari pun bukan sekadar perayaan kemerdekaan. Panggung tersebut menjadi pesan bahwa semangat kebangsaan dapat tumbuh bersamaan dengan apresiasi terhadap keberagaman budaya Indonesia.

