Menengok Rahasia Dapur Thera Thai by Thai Sentul: Konsistensi Rasa yang Bikin Pelanggan Ogah Pindah ke Lain

Wahfidz Addiyansyah
13 Jun 2026 11:57
3 menit membaca

INFOPANTULAN.COM, BOGOR – Kompetisi bisnis kuliner di kawasan Sentul, khususnya di Taman Budaya, memang tidak pernah ada habisnya. Kafe dan restoran baru terus bermunculan menawarkan berbagai konsep. Namun, bagi Thera Thai by Thai, kunci untuk tetap eksis di tengah gempuran tren adalah satu hal, konsistensi kualitas dan keaslian rasa.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Ridwan (29), yang telah dua tahun terakhir mengabdi sebagai admin di restoran bernuansa Asia tersebut. Sebagai sosok di balik layar yang bertanggung jawab atas ketersediaan barang dan operasional harian dari jam 10 pagi hingga 5 sore, Ridwan paham betul apa yang membuat Thera Thai tetap dicari pelanggan.

“Menu rekomendasi dan yang paling banyak peminatnya di sini itu Tom Yum dan Pad Thai. Kami menyajikan rasa yang original Thailand. Tapi kami juga punya menu unik perpaduan Korea-Thailand yang kami sebut original dari amaterasi.” ujar Ridwan saat ditemui di lokasi. Sabtu (13/6/2026).

Salah satu strategi Thera Thai untuk menjangkau berbagai kalangan pengunjung Taman Budaya adalah fleksibilitas porsi. Menu-menu di sini disajikan dalam dua pilihan ukuran.

Menengok Rahasia Dapur Thera Thai by Thai Sentul: Konsistensi Rasa yang Bikin Pelanggan Ogah Pindah ke Lain

Ukuran Small: Berkisar antara Rp50.000-Rp60.000 (cocok untuk personal atau porsi pas), dan Ukuran Large: Berkisar antara Rp90.000-Rp110.000 (sempurna untuk momen berbagi bersama keluarga atau teman).

Menariknya, Ridwan juga blak-blakan mengenai menu yang kurang diminati pengunjung, salah satunya adalah bakwan jagung. Menurutnya, konsep makanan yang terlalu umum membuat menu tersebut tenggelam di antara hidangan khas Thailand lainnya.

“Bakwan jagung penjualannya kurang karena mungkin itu makanan yang umum ya, jadi enggak benar-benar menggambarkan originalitas dari Thera Thai sendiri.” ungkapnya jujur.

Evaluasi seperti inilah yang justru membuat restoran bisa terus fokus mempertahankan menu-menu autentik mereka.

Pemilihan lokasi di Taman Budaya Sentul diakui Ridwan sebagai langkah yang sangat tepat. Sebagai pusat keramaian yang strategis, tempat ini selalu berhasil menarik perhatian wisatawan, bahkan sempat mengalami masa-masa yang sangat ramai.

Meski persaingan ketat dan industri food & beverage (F&B) selalu dinamis, Thera Thai punya senjata rahasia yaitu loyalitas pelanggan.

“Yang membedakan Thera Thai dengan kafe lain adalah banyaknya pelanggan setia (langganan) yang selalu kembali ke sini. Rata-rata testimoni mereka sama, yaitu rasanya enak. Mungkin di tempat lain ada menu yang mirip, tapi di sini kualitasnya lebih baik dan beda dari restoran lain.” tambah Ridwan

Menutup perbincangan, pria yang bekerja dengan jam kerja reguler non-shifting ini menyampaikan harapannya yang realistis namun penuh optimisme untuk tempatnya bekerja.

“Harapannya semoga Thera Thai bisa terus bertahan lebih lama. Karena kita tahu sendiri, bisnis kafe atau resto itu pasti ada masanya. Kuncinya adalah terus mempertahankan kualitas yang sudah ada sekarang.” tutupnya.

Bagi Anda yang penasaran ingin mencicipi kelezatan Tom Yum atau Pad Thai autentik di tengah sejuknya Sentul, Thera Thai by Thai di Taman Budaya buka setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB.

x
x