Wali Kota Bogor Dedie Rachim Pastikan Trase Baru Batutulis Rampung Oktober, Ada Tahap Uji Coba

Riky Iskandar
7 Okt 2026 10:49
Bogor News 0 4
2 menit membaca

INFOPANTULAN.COM, BOGOR – Pembangunan trase baru sebagai jalur pengganti Jalan Saleh Danasasmita di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, terus menunjukkan perkembangan. Saat ini, progres pembangunan telah mencapai 79 persen. Capaian tersebut tercatat mengalami deviasi positif sekitar 2 persen dari target yang telah ditetapkan.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, pengerjaan trase baru tersebut ditargetkan dapat diselesaikan secara fisik hingga 100 persen pada akhir Oktober 2026.

“Alhamdulillah, mudah-mudahan sesuai dengan target di akhir bulan Oktober ini bisa selesai sepenuhnya 100 persen,” kata Dedie saat meninjau proyek tersebut, Rabu (7/10/2026).

Meski pengerjaan fisik ditargetkan rampung bulan ini, Dedie memastikan jalan tersebut tidak akan langsung dibuka untuk masyarakat. Pemkot Bogor akan terlebih dahulu melakukan uji coba guna memastikan seluruh aspek keselamatan dan kelengkapan infrastruktur jalan telah terpenuhi.

Menurutnya, sejumlah fasilitas seperti rambu lalu lintas dan penerangan jalan harus dipastikan siap sebelum trase baru digunakan secara penuh.

“Kalau untuk dilalui, kita ada semacam uji coba dulu. Melengkapi rambu-rambu, lampu penerangan dan lain sebagainya. Ada beberapa proses. Jadi tidak perlu langsung diresmikan, justru diuji cobakan dulu,” ujarnya.

Selain trase baru, Pemkot Bogor juga terus memantau kesiapan underpass Batutulis yang menjadi bagian penting dari konektivitas kawasan tersebut.

Dedie menyebut underpass Batutulis merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berada di bawah kewenangan Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).

Karena itu, Pemkot Bogor terus berkoordinasi dengan DJKA untuk memastikan kondisi infrastruktur tersebut aman dan layak digunakan sebelum dibuka untuk masyarakat.

“Underpass ini kan proyek strategis nasional diampu oleh Kementerian Perhubungan, tanggung jawabnya ada di Dirjen Perkeretaapian. Nah, saya ingin memastikan nanti pas dibuka kondisinya sudah aman, sudah bisa dilalui dan tentu bukan hanya untuk kegiatan daerah saja, tetapi juga untuk masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, Dedie meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor segera menata sisa lahan dan bangunan yang berada di ujung trase baru.

Area tersebut diarahkan untuk dibongkar dan ditata menjadi taman hias sehingga dapat terintegrasi dengan kawasan Taman Leuweung Batutulis.

Dedie menyampaikan, seluruh rangkaian pembangunan dan penataan kawasan tersebut nantinya akan diresmikan secara bersamaan.

Peresmian trase baru Batutulis, Leuweung Batutulis, dan Taman Lawang Gintung direncanakan bertepatan dengan kunjungan Gubernur Jawa Barat ke Kota Bogor pada pertengahan November 2026.

“Agenda tersebut juga akan dirangkaikan dengan penutupan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat serta Rapat Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Antarwilayah di Jawa Barat,” pungkasnya.

x
x