Sejumlah Wilayah Alami Kekeringan, DPRD Kota Bogor Dorong BPBD dan Tirta Pakuan Bergerak Cepat

Wahfidz Addiyansyah
15 Jul 2026 07:28
2 menit membaca

INFOPANTULAN.COM. BOGOR – DPRD Kota Bogor mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengambil langkah cepat untuk mengatasi krisis air bersih yang mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah akibat musim kemarau dan fenomena El Nino.

DPRD meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Perumda Tirta Pakuan mempercepat distribusi bantuan air bersih kepada warga yang terdampak agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Nur Muhammad, mengatakan laporan mengenai kekeringan sudah mulai diterima dari beberapa kawasan. Dua wilayah yang menjadi perhatian saat ini yakni Kelurahan Kedunghalang dan Bubulak, karena pasokan air warga mulai berkurang.

“BPBD sudah menyampaikan kepada kami bahwa ada beberapa wilayah yang mulai mengalami kekurangan air. Kami meminta agar penanganan dilakukan secepat mungkin melalui penyaluran bantuan air bersih,” ujar Fajar, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, BPBD telah melakukan respons awal dengan mengirimkan bantuan air bersih ke lokasi terdampak. Hingga saat ini, lebih dari 1.000 liter air telah didistribusikan kepada warga di dua wilayah tersebut.

“Di Kedunghalang bantuan sudah disalurkan, sedangkan untuk Bubulak kami masih menunggu laporan terbaru terkait kondisi di lapangan sehingga penanganannya bisa disesuaikan,” katanya.

Fajar mengingatkan, musim kemarau tahun ini diperkirakan berlangsung lebih lama karena pengaruh El Nino. Situasi tersebut berpotensi memperluas wilayah terdampak apabila tidak diantisipasi sejak dini.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menghemat penggunaan air, khususnya warga yang masih mengandalkan sumur atau sumber air tanah sebagai kebutuhan sehari-hari.

Selain penanganan darurat melalui pengiriman tangki air, DPRD juga mendorong solusi jangka menengah untuk mengurangi risiko krisis air bersih. Salah satu usulan yang akan dibahas adalah pembebasan biaya pemasangan sambungan baru Perumda Tirta Pakuan bagi warga yang tinggal di kawasan rawan kekeringan.

“Kami akan mengusulkan agar pemasangan sambungan air baru dapat digratiskan bagi masyarakat yang benar-benar terdampak, sehingga mereka memiliki akses air bersih yang lebih baik,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar segera berkoordinasi dengan pemerintah apabila mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Menurutnya, laporan yang disampaikan secara kolektif akan mempercepat proses penyaluran bantuan oleh BPBD.

“Kalau ada satu lingkungan dengan sekitar 20 hingga 30 warga yang terdampak, segera laporkan kepada BPBD agar bantuan air bersih bisa langsung dikirim ke lokasi,” pungkasnya.

x
x