GOR Yasmin Jadi Venue Tenis Meja Porprov Jabar 2026, Kelurahan Cilendek Timur Matangkan Persiapan

Riky Iskandar
28 Okt 2026 08:27
4 menit membaca

INFOPANTULAN.COM, BOGOR – Penunjukan GOR Yasmin di Kelurahan Cilendek Timur, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, sebagai lokasi pertandingan tenis meja pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 menjadi perhatian pemerintah setempat. Sejumlah persiapan mulai dikoordinasikan, mulai dari penataan kawasan hingga peluang keterlibatan pelaku usaha lokal.

Lurah Cilendek Timur, Dedi Rusmana, mengatakan pihaknya mulai mengidentifikasi kebutuhan pendukung untuk memastikan aktivitas pertandingan nantinya dapat berjalan lancar tanpa mengganggu kegiatan masyarakat di sekitar lokasi.

Menurutnya, informasi mengenai pemanfaatan GOR Yasmin sebagai venue tenis meja baru diketahui setelah dirinya mengikuti rapat yang diselenggarakan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (Disprindag) Kota Bogor.

“Saya baru tahu ternyata GOR Yasmin dipakai untuk Porprov, dengan cabang olahraga tenis meja. Kebetulan, lokasi tersebut selama ini dikenal sebagai lapangan bulu tangkis,” ujar Dedi, Rabu (28/10/2026).

Pria yang akrab disapa Lurah Aceng itu menyebutkan, hingga saat ini jadwal pertandingan belum diterima secara pasti. Karena itu, pihak kelurahan masih melakukan koordinasi dengan berbagai unsur terkait untuk menyesuaikan persiapan dengan kebutuhan penyelenggaraan.

Salah satu aspek yang turut dibahas adalah penataan pedagang dan kesempatan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal untuk berpartisipasi selama pelaksanaan Porprov.

Meski demikian, jumlah tenda yang akan disediakan serta mekanisme pelibatan pelaku usaha belum ditentukan. Pembahasan lebih lanjut diperlukan agar penempatan pedagang tidak mengganggu akses masuk dan keluar kawasan GOR Yasmin.

“Terkait UMKM, berapa tenda yang akan dilibatkan masih kami koordinasikan. Saya juga harus berkoordinasi dengan wilayah, karena sebagai aparat kewilayahan, saya sendiri baru mendapatkan informasi mengenai rencana ini,” jelasnya.

Dedi menambahkan, pengelolaan parkir dan keamanan juga perlu mendapat perhatian khusus. Pasalnya, posisi GOR Yasmin yang berada di tepi jalan berpotensi menambah aktivitas kendaraan ketika pertandingan berlangsung.

Oleh sebab itu, koordinasi lintas sektor dinilai penting untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas serta menjaga kenyamanan warga. Ia berharap pelaksanaan Porprov di wilayahnya dapat memberikan manfaat lebih luas, termasuk membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.

Di tengah persiapan menyambut agenda olahraga tingkat provinsi tersebut, Kelurahan Cilendek Timur juga memperkuat upaya menjaga lingkungan, terutama menghadapi peningkatan intensitas hujan.

Pemantauan saluran drainase dan aliran air dilakukan secara berkala. Selain itu, kegiatan kerja bakti atau corve terus digalakkan untuk membersihkan sampah yang berpotensi menyumbat saluran air.

Dedi menjelaskan, kondisi banjir di wilayah Cilendek Timur sejauh ini masih relatif terkendali. Namun, genangan sesekali terjadi saat hujan deras, khususnya ketika sampah menumpuk dan menghambat aliran air.

“Selama ini masalah banjir terpantau aman dan terkendali. Memang sempat ada genangan akibat banjir lintasan karena sampah menumpuk saat hujan deras, tetapi airnya cepat surut,” ungkapnya.

Ia mengingatkan bahwa upaya pencegahan tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan juga diperlukan agar fungsi drainase tetap optimal.

Selain kesiapan menghadapi Porprov dan menjaga lingkungan, Kelurahan Cilendek Timur memiliki potensi ekonomi yang terus didorong untuk berkembang.

Berdasarkan data Online Single Submission (OSS), tercatat sebanyak 797 unit usaha aktif di wilayah tersebut. Industri pengolahan menjadi sektor yang paling banyak digeluti masyarakat, disusul bidang pertanian, kehutanan, dan perikanan.

Untuk meningkatkan daya saing, kelurahan mendorong pelaku UMKM agar memiliki legalitas usaha melalui Nomor Induk Berusaha (NIB) serta memenuhi ketentuan sertifikasi halal sesuai jenis produk yang dipasarkan.

Kelengkapan legalitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar.

Di bidang lingkungan, Cilendek Timur juga memiliki capaian melalui Klaster Raflesia di kawasan Taman Yasmin yang pernah meraih Juara 1 Lomba Bogorku Bersih kategori perumahan teratur tingkat Kota Bogor. Sementara itu, bank sampah di wilayah tersebut pernah memperoleh Juara 2 tingkat kota dan masih aktif beroperasi.

Penguatan partisipasi masyarakat juga dilakukan melalui pengembangan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan program literasi digital. Program ini diharapkan membantu warga memperoleh informasi sekaligus meningkatkan keterlibatan dalam berbagai kegiatan pembangunan.

“Dengan berbagai potensi tersebut, Kelurahan Cilendek Timur terus mendorong sinergi antara pemerintah dan masyarakat, baik dalam mendukung penyelenggaraan Porprov, menjaga lingkungan, maupun mengembangkan ekonomi lokal,” kata Dedi.

Sementara itu, Kasi Pemerintahan Kecamatan Bogor Barat, Samsudin, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang digagas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor dalam mempererat hubungan antara pemerintah kewilayahan dan insan pers.

Ia berharap sinergi tersebut terus terjaga sehingga komunikasi dan penyampaian informasi kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah, saya mewakili camat turut mengapresiasi. Semoga aparat di wilayah tetap selalu bersinergi dengan insan pers,” pungkasnya.

x
x