INFOPANTULAN.COM, BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor akan mengaktifkan jaringan pipa baru berdiameter 500 milimeter di Jalan MA Salmun pada Rabu (5/8/2026) mulai pukul 09.00 WIB.
Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan infrastruktur untuk memperkuat distribusi air bersih kepada pelanggan, terutama di wilayah Bogor Barat dan sebagian Kecamatan Tanah Sareal.
Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan, mengatakan pengaktifan pipa baru merupakan investasi jangka panjang perusahaan guna meningkatkan keandalan sistem distribusi air minum.
“Pekerjaan ini dilakukan demi memastikan pasokan air ke rumah tangga pelanggan semakin stabil, baik dari segi kuantitas maupun tekanan aliran. Melalui pengaktifan pipa anyar berdiameter 500 mm ini, kami berharap keluhan terkait debit air yang kecil di kawasan Bogor Barat dan Tanah Sareal dapat teratasi secara bertahap,” ujar Rino, Selasa (4/8/2026).
Meski demikian, proses pengaktifan jaringan pipa diperkirakan menimbulkan kekeruhan air sementara di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut terjadi akibat penyesuaian tekanan dan perubahan aliran di dalam jaringan perpipaan selama pekerjaan berlangsung.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kelurahan Cilendek Timur, Curug, Curug Mekar, Semplak, Mekarwangi, Cibadak, Kencana, dan Kayumanis.
Perumda Tirta Pakuan mengimbau pelanggan di wilayah tersebut untuk menampung air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai sebagai langkah antisipasi apabila terjadi gangguan sementara pada kualitas air.
Rino juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila kekeruhan air masih berlangsung setelah proses pengaktifan pipa selesai dilakukan.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul selama proses pekerjaan pengaktifan ini. Kami mengimbau pelanggan untuk berpartisipasi aktif dan segera melapor kepada petugas layanan kami apabila masih mendapati air keruh di wilayahnya,” tuturnya.
Perumda Tirta Pakuan menegaskan akan menyelesaikan pekerjaan secepat mungkin agar manfaat dari pipa baru tersebut dapat segera dirasakan masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas layanan air minum yang lebih stabil, aman, dan berkelanjutan di Kota Bogor.