google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

INFOPANTULAN.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan di Kota Malang setelah aspirasi mahasiswa memunculkan tuntutan agar pelaksanaannya dihentikan. Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menyampaikan sikapnya saat bertemu massa yang melakukan demonstrasi pada Senin, 15 Juni 2026, di depan Gedung DPRD.
Dalam pertemuan itu, Amithya menyatakan permohonan maaf atas keresahan yang muncul akibat kebijakan yang dinilai belum berjalan sempurna. Ia juga menanggapi tuntutan mahasiswa terkait MBG dan Koperasi Merah Putih, sekaligus menekankan bahwa aspirasi akan diteruskan kepada pemerintah pusat melalui DPR RI untuk bahan evaluasi lanjutan.
Aksi mahasiswa di depan Gedung DPRD Malang menghadirkan kritik yang beragam terhadap kebijakan pemerintah. Salah satu bagian yang kemudian paling banyak disorot adalah pernyataan Amithya mengenai MBG dan Koperasi Merah Putih yang dinilai tidak mampu memfasilitasi kebutuhan masyarakat Kota Malang.
Amithya menyampaikan bahwa DPRD Kota Malang menerima aspirasi yang disampaikan massa aksi. Ia juga mengaitkan respons tersebut dengan kebutuhan agar kebijakan yang dikritik, terutama yang berasal dari level pusat, ditinjau ulang supaya lebih sesuai dengan kondisi penerima manfaat di daerah.
Menurutnya, bentuk tindak lanjut yang akan dilakukan adalah meneruskan aspirasi mahasiswa ke DPR RI. Dengan cara itu, isu yang dipersoalkan tidak berhenti di level daerah, tetapi masuk ke ruang evaluasi kebijakan nasional.
Pernyataan Amithya disampaikan dalam suasana pertemuan langsung dengan mahasiswa. Ia menyebut adanya keresahan yang dirasakan selama beberapa waktu terakhir, yang menurutnya berkaitan dengan kebijakan-kebijakan yang dianggap belum sempurna. Kalimat permohonan maaf itu kemudian menjadi bagian yang viral setelah potongan video pernyataannya beredar luas di media sosial.


Tidak ada komentar