Kebakaran TPAS Galuga Bogor Hari Kedelapan, Luas Terdampak Turun Jadi 1,4 Ha

Abdul Halim
13 Sep 2026 22:10
Peristiwa 0 45
3 menit membaca

INFOPANTULAN.COM – Kebakaran yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, memasuki hari kedelapan pada Senin, 14 September 2026. Penanganan yang berlangsung sejak 7 September 2026 terus menunjukkan perkembangan, dengan luas area terdampak yang disebut menurun dari 8,4 hektare menjadi tinggal titik-titik sisa di beberapa wilayah.

Dalam pemantauan Senin dini hari, Bupati Bogor Rudy Susmanto turun langsung ke lokasi untuk memastikan pemadaman berjalan maksimal. Dari informasi di lapangan, petugas masih berjibaku di sisi timur TPAS, sementara upaya pemadaman difokuskan pada penguraian bara api di timbunan sampah menggunakan alat berat dan penyemprotan air di titik yang masih menyala atau berpotensi menyala kembali.

Pemadaman hari kedelapan, area terdampak terus menyusut

Rudy menyampaikan bahwa penanganan kebakaran menunjukkan progres yang nyata. Pada awal kejadian, kebakaran pertama pada 7 September melanda lahan sekitar 5,5 hektare. Keesokan harinya, luas terdampak meningkat menjadi 8,4 hektare, sebelum kemudian dilakukan intervensi-operasional yang mengarah pada penyusutan bertahap.

Menurut Rudy, langkah pemadaman dan penanganan di lapangan membuat area terdampak berangsur turun, dari semula 8,4 hektare kemudian menurun menjadi 7 hektare, lalu 6 hektare, dan akhirnya 5 hektare. Ukuran-ukuran ini menjadi indikator bahwa api tidak lagi meluas seperti pada fase awal, meski tantangan tetap muncul karena bara dapat bertahan di dalam timbunan sampah.

Sisa kebakaran di utara dan timur, selatan disebut tuntas

Memasuki hari kedelapan, kondisi di sejumlah titik mulai membaik. Rudy menyebutkan, di wilayah utara masih tersisa sekitar 1,4 hektare yang memerlukan penanganan lanjutan. Di wilayah timur, sisa yang harus dibereskan disebut tinggal sekitar 1.000 meter persegi.

Sementara itu, untuk area pembuangan sampah Kabupaten Bogor bagian selatan, Rudy menyatakan sudah berhasil dituntaskan. Pernyataan ini penting karena biasanya zona yang dinyatakan tuntas akan tetap dipantau untuk mencegah munculnya titik api baru akibat panas sisa atau proses pembakaran yang belum benar-benar padam di lapisan terdalam.

Kolaborasi pemkab dan pemkot, pemadaman dilakukan intensif 24 jam

Rudy menegaskan keberhasilan proses penanganan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kota Bogor bersama berbagai unsur di lapangan. Pengendalian kebakaran di TPAS memerlukan kerja terpadu, bukan hanya memadamkan api di permukaan, tetapi juga mengurai panas yang tertinggal di tumpukan sampah agar tidak kembali menyala.

Proses pemadaman dilakukan secara intensif selama 24 jam. Tim dari Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, PMI, Dinas Lingkungan Hidup, TNI-Polri, serta unsur lainnya dikerahkan untuk mengendalikan api dan mencegah perluasan titik kebakaran. Pola kerja semacam ini biasanya menyesuaikan kondisi cuaca, arah angin, dan kepadatan material sampah yang terbakar agar upaya pemadaman lebih efektif.

Strategi lapangan: alat berat untuk bara, petugas fokus titik rawan

Di TPAS Galuga, alat berat dikerahkan untuk mengurai timbunan yang diduga menyimpan bara api, sehingga panas dapat diputus dan area yang masih menyala lebih mudah dijangkau. Pada saat yang sama, petugas lain menyemprotkan air pada titik-titik yang masih menjadi sumber panas, termasuk pada area yang berada di sisi timur lokasi.

Dengan pola intervensi seperti ini, petugas berupaya mengurangi risiko kebakaran berulang. Bara api yang terkubur di dalam timbunan sampah sering menjadi penyebab kebakaran tampak mereda, tetapi kembali muncul ketika panasnya aktif lagi. Karena itu, pemantauan berkelanjutan tetap menjadi bagian dari kerja pemadaman hingga titik-titik sisa benar-benar dinyatakan aman.

Rudy menegaskan bahwa upaya penuntasan dilakukan dengan ritme kerja yang ketat selama 24 jam sehari melalui kolaborasi lintas pihak, agar api dapat dipadamkan dan penanganan tidak hanya fokus pada permukaan yang terlihat menyala.

x
x