
INFOPANTULAN.COM – Seorang wanita berinisial ME (35) berhasil diselamatkan setelah terjatuh ke dalam sumur sedalam 12 meter di wilayah Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Kamis (17/9/2026) pagi. Kejadian bermula saat korban hendak memperbaiki paralon yang melintang di atas area sumur, lalu pijakan yang digunakan amblas.
Proses evakuasi tidak berjalan cepat karena keluarga dan tetangga sempat mencoba pertolongan awal, tetapi tidak mampu mengangkat korban dari dasar sumur. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor kemudian turun tangan setelah menerima laporan sekitar pukul 05.30 WIB.
Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, insiden terjadi ketika ME melakukan pekerjaan perbaikan paralon di bagian atas sumur. Saat korban menginjak area pijakan, struktur di bawahnya tiba-tiba amblas sehingga ME terperosok ke dalam sumur.
Sumur yang menjadi lokasi kejadian memiliki kedalaman sekitar 12 meter. Kondisi ini membuat pertolongan manual menjadi sulit, terutama untuk mengeluarkan korban dari posisi yang berada di bagian paling bawah, tanpa akses alat yang memadai.
Setelah ME terjatuh, suami korban bersama tetangga terdekat berupaya menolong. Namun, mereka tidak berhasil mengangkat korban karena keterbatasan kemampuan dan akses dari permukaan sumur.
Karena evakuasi mandiri tidak berhasil, keluarga akhirnya menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor. Yudi menegaskan bahwa setelah laporan masuk, petugas melakukan proses penyelamatan memakai metode serta peralatan khusus untuk menjangkau korban di dalam sumur.
Yudi menyebutkan penanganan berlangsung sekitar 45 menit. Dalam rentang waktu tersebut, petugas fokus pada upaya menjangkau korban, memastikan proses pengangkatan berjalan aman, dan membawa ME keluar dari dasar sumur.
Korban kemudian dievakuasi dan dipastikan dalam kondisi selamat. Keberhasilan penyelamatan ini menjadi gambaran bahwa kejadian jatuh ke sumur memerlukan respons cepat, terutama saat kedalaman cukup besar dan akses pertolongan awal dari keluarga tidak cukup.
Peristiwa seperti ini sering terjadi ketika pekerjaan di area sekitar sumur dilakukan tanpa memastikan kondisi pijakan dan penutup. Amblasnya bagian yang diinjak menunjukkan adanya risiko struktur yang tidak stabil, sehingga pekerjaan perbaikan perlu dilakukan dengan memperhatikan titik tumpu.
Selain itu, waktu respons juga menentukan. Saat pertolongan awal tidak berhasil, keterlibatan petugas dengan peralatan dan prosedur khusus membantu mempercepat proses penyelamatan dan mengurangi risiko tambahan bagi korban maupun penolong.

