ILDEX Indonesia 2026 Resmi Tutup di ICE BSD City, 193 Perusahaan dari 22 Negara

Abdul Halim
18 Sep 2026 13:38
Peristiwa 0 26
4 menit membaca

INFOPANTULAN.COM – ILDEX Indonesia 2026 resmi ditutup pada Jumat, 18 September 2026, setelah berlangsung selama tiga hari, 16 hingga 18 September, di Hall 5-6 Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Pameran teknologi peternakan dan pertanian berskala internasional ini menghadirkan beragam ekosistem dari hulu hingga hilir, mulai dari peternakan, susu, pengolahan daging, hingga akuakultur, sekaligus menampilkan pameran pertanian Horti & Agri Indonesia.

Ajang tahunan yang digelar VNU Asia Pacific bersama PT Permata Kreasi Media itu diikuti 193 perusahaan dari 22 negara. Sepanjang penyelenggaraan, fokusnya tidak hanya pada pameran produk dan teknologi, melainkan juga pada transfer pengetahuan melalui diskusi dan seminar yang mencapai 50 sesi, yang mempertemukan pelaku industri, akademisi, serta pemangku kepentingan.

ILDEX Indonesia 2026 diikuti 193 perusahaan dari 22 negara

Dengan skala peserta internasional, ILDEX Indonesia 2026 menjadi ruang pertemuan bagi perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor peternakan dan pertanian. Kehadiran peserta lintas negara memperkaya variasi teknologi dan pendekatan yang dipamerkan, termasuk inovasi terkait produksi, pengolahan, hingga penguatan rantai pasok.

Di lokasi pameran, pengunjung dapat melihat bagaimana berbagai pelaku industri mempresentasikan solusi bagi kebutuhan sektor peternakan. Mulai dari kebutuhan budidaya dan pengelolaan, hingga pengembangan sistem yang mendukung efisiensi produksi dan kualitas output, semua dirangkum dalam format pameran yang terintegrasi dengan kegiatan pendukung.

50 sesi seminar jadi penguat transfer ilmu

Selain aktivitas pameran, ILDEX Indonesia 2026 diisi dengan 50 sesi seminar. Ragam topik yang dibahas dirancang untuk menjawab kebutuhan industri yang terus bergerak, sekaligus membuka ruang dialog antara berbagai pihak. Seminar menjadi bagian penting karena mempertemukan kebutuhan lapangan dengan pengetahuan ilmiah serta praktik yang sudah diterapkan di berbagai wilayah.

Direktur PT Permata Kreasi Media, Fitri Nursanti P, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran penyelenggaraan serta tingginya antusiasme pengunjung hingga hari penutupan. Ia menilai besarnya minat menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi terus berkembang, sekaligus mendorong para pemangku kepentingan untuk memperluas wawasan dan jejaring.

“Ini menandakan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi semakin berkembang. Para pemangku kepentingan merasa perlu menambah ilmu, pengetahuan, dan jejaring. Untuk itulah ILDEX Indonesia hadir,” ujar Fitri Nursanti P pada Jumat, 18 September 2026.

ILDEX untuk pertama kalinya digelar di tahun genap, lalu rutin tiap tahun

Salah satu sorotan dalam edisi ke-8 adalah perubahan pola penyelenggaraan. Fitri Nursanti P menjelaskan bahwa ILDEX Indonesia tahun ini menjadi tonggak sejarah baru karena untuk pertama kalinya acara tersebut digelar di tahun genap. Sebelumnya, penyelenggaraan dilakukan dua tahun sekali, namun mulai saat ini ILDEX Indonesia akan berlangsung secara rutin setiap tahun.

Perubahan jadwal tersebut memberi sinyal bahwa penyelenggara ingin mempercepat siklus pertukaran informasi dan adopsi inovasi di sektor peternakan dan pertanian. Dengan penyelenggaraan tahunan, pelaku industri memiliki peluang lebih sering untuk memantau perkembangan teknologi, memperbarui strategi bisnis, serta membangun kolaborasi yang lebih berkelanjutan.

Komitmen menghadirkan hewan hidup dan edukasi kesejahteraan

Dalam penyelenggaraan pameran, kehadiran hewan hidup di area pameran juga menjadi bagian dari komitmen edukasi. Fitri Nursanti P menekankan bahwa keberadaan hewan tidak sekadar sebagai elemen tampilan, tetapi diarahkan untuk mengedukasi masyarakat mengenai kesejahteraan ternak serta kesehatan peternak.

Pendekatan ini relevan karena pemahaman soal kesejahteraan ternak dan kesehatan kerja peternak berpengaruh pada produktivitas serta kualitas hasil budidaya. Ketika pengunjung dapat melihat langsung dan mempelajari praktik yang diterapkan, pemahaman publik cenderung lebih mudah terbentuk, bukan hanya sebatas informasi promosi.

“Kehadiran hewan hidup di area pameran juga menjadi komitmen bagi kami dalam mengedukasi masyarakat terkait kesejahteraan ternak serta kesehatan peternak,” jelas Fitri Nursanti P.

Prospek sektor peternakan dan arah kontribusi di ASEAN

Fitri Nursanti P juga menyoroti dukungan dari asosiasi dan pelaku industri yang dinilai tinggi selama penyelenggaraan. Ia menyatakan optimisme terhadap prospek sektor peternakan nasional, terutama dalam upaya memperkuat ketahanan pangan. Harapannya, Indonesia tidak hanya mengejar swasembada pangan domestik, tetapi juga mampu berkontribusi sebagai penyedia pangan utama di kawasan ASEAN.

Dalam konteks tersebut, pameran seperti ILDEX Indonesia berfungsi sebagai jembatan antara kebutuhan pasar, inovasi teknologi, dan arah kebijakan industri. Interaksi antara perusahaan, penyedia teknologi, dan pihak terkait memungkinkan terbukanya peluang kolaborasi, termasuk penguatan kapasitas produksi dan peningkatan efisiensi.

ILDEX Indonesia 2026 menjadi bagian Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan

Tahun ini, ILDEX Indonesia dicanangkan sebagai bagian dari Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan Indonesia. Penandaan ini menguatkan keterkaitan antara kegiatan pameran dengan agenda yang lebih luas, yakni mendorong perhatian dan kontribusi nyata pada sektor peternakan serta kesehatan hewan.

Fitri Nursanti P menegaskan bahwa perjalanan panjang peternakan dan kesehatan hewan perlu dibangun dan dijaga bersama. Ia juga menyebut masih ada ruang perbaikan serta dorongan untuk menjaring lebih banyak pemangku kepentingan pada penyelenggaraan berikutnya.

“Perjalanan panjang peternakan dan kesehatan hewan memang harus kita bangun dan jaga bersama. Tentu masih ada ruang untuk perbaikan, dan kami akan terus menjaring lebih banyak pemangku kepentingan ke depannya,” kata Fitri Nursanti P.

x
x