Pemkot Bogor dan Indosat Bahas Pengembangan Smart City Berbasis AI

Riky Iskandar
22 Sep 2026 01:16
3 menit membaca

INFOPANTULAN.COM, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membuka peluang kolaborasi dengan PT Indosat Ooredoo Hutchison untuk memperkuat transformasi digital dan pengembangan smart city di Kota Bogor.

Peluang kerja sama tersebut dibahas saat Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menerima kunjungan Director and Chief Business Officer PT Indosat Ooredoo Hutchison, Muhammad Buldansyah, di Paseban Punta, Balai Kota Bogor, Senin (21/9/2026).

Dalam pertemuan itu, Indosat memperkenalkan berbagai solusi teknologi yang dapat diterapkan untuk mendukung kebutuhan pemerintah daerah. Pengembangan smart Penerangan Jalan Umum (PJU), pengelolaan transportasi hingga Transportation Command Centre (TCC) menjadi sejumlah konsep yang ditawarkan.

Muhammad Buldansyah mengatakan, kolaborasi dengan Pemkot Bogor diharapkan dapat menghasilkan penerapan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan daerah.

“Kita bisa berkolaborasi dan berinovasi bersama-sama menciptakan kota yang lebih pintar, mengintegrasikan penerapan smart city menjadi satu kesatuan yang dapat membantu memaksimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi perangkat daerah,” kata Muhammad.

Menurutnya, Indosat memiliki sejumlah solusi teknologi, namun penerapannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik Kota Bogor.

“Intinya kami memiliki solusi, namun kami meyakini solusi yang paling tepat adalah yang paling dipahami oleh Pemkot Bogor,” ujarnya.

Selain itu, Pemkot Bogor tengah menyiapkan Command Centre sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis teknologi. Keberadaan pusat kendali tersebut diharapkan dapat mendukung integrasi data dan layanan lintas perangkat daerah.

Dedie mengatakan, pertemuan dengan Indosat menjadi kesempatan untuk menggali berbagai potensi teknologi yang dapat mendukung kebutuhan Pemkot Bogor.

“Kita jadi terinformasi karena memang ada kebutuhan kita juga dan ini merupakan momentum. Jika Kota Bogor bisa menjadi mitra strategis, jangan melihat sisi komersial terlebih dahulu,” ucapnya.

Ia pun meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor menindaklanjuti pembahasan tersebut dengan mengidentifikasi bentuk kerja sama yang memungkinkan untuk dikembangkan.

“Saya minta ditindaklanjuti oleh Kominfo dan PUPR. Jika kita mulai dari kerja sama, nantinya akan ditemukan modul-modul yang bisa lebih banyak dikolaborasikan,” ujarnya.

Kepala Diskominfo Kota Bogor Anna Ismawati mengatakan, Indosat menawarkan sejumlah program yang dinilai relevan dengan penguatan sistem smart city di lingkungan pemerintahan.

Menurut Anna, teknologi baru termasuk Artificial Intelligence (AI) dapat menjadi salah satu bagian yang dibahas lebih lanjut dalam pengembangan sistem digital Kota Bogor.

“Intinya Indosat menyampaikan dan memperkenalkan banyak hal atau program untuk bagaimana smart city dapat dibangun dan diperkuat penerapannya,” kata Anna.

Ia menambahkan, pertemuan tersebut menjadi pintu awal untuk membahas bentuk sinergi yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan Pemkot Bogor.

“Ini menjadi entry point bagi kita untuk mendiskusikan hal-hal yang dapat disinergikan ke depan dengan Indosat dalam membangun smart city di Kota Bogor berbasis teknologi baru, salah satunya Artificial Intelligence (AI),” pungkasnya.

x
x