google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

INFOPANTULAN.COM – Warga Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, mengeluhkan kondisi Jalan Jampang yang minim Penerangan Jalan Umum (PJU). Keluhan ini terutama terasa saat malam hari, ketika ruas jalan penghubung Gunung Sindur dan Ciseeng terlihat gelap sehingga aktivitas warga dan pengendara menjadi lebih berisiko.
Menurut warga, persoalan penerangan yang kurang memadai sudah berlangsung cukup lama. Mereka berharap pemerintah dan instansi terkait segera menambah lampu penerangan di titik-titik yang membutuhkan agar perjalanan malam lebih aman, nyaman, dan tidak mengandalkan penerangan seadanya.

Jalan Jampang dikenal sebagai jalur penghubung penting antara wilayah Gunung Sindur dan Ciseeng. Karena fungsi tersebut, kepadatan pergerakan warga pada malam hari biasanya meningkat, baik untuk urusan kerja, aktivitas keluarga, maupun perjalanan pulang. Namun, minimnya PJU membuat suasana menjadi gelap, khususnya di bagian-bagian yang tidak memiliki lampu atau pencahayaan yang merata.
Warga menilai kondisi ini mengganggu jarak pandang pengendara. Ketika visibilitas menurun, potensi kesalahan saat berkendara dapat meningkat, misalnya saat menilai jarak kendaraan lain, mendeteksi pejalan kaki, atau mengantisipasi kendaraan yang muncul dari arah berlawanan. Kekhawatiran tersebut tidak hanya menyasar pengendara bermotor, tetapi juga orang yang melintas dengan berjalan kaki.
Seorang warga menyampaikan harapannya agar segera ada lampu penerangan, karena banyak warga yang pulang pada malam hari dan membutuhkan kondisi jalan yang lebih terang. Keluhan serupa juga muncul dari komentar warga lain yang menyoroti dampak langsung terhadap kenyamanan dan rasa aman saat melintas.
Persoalan minim PJU di Jalan Jampang disebut bukan keluhan sesaat. Warga menyebut kondisi gelap saat malam sudah berlangsung cukup lama. Dalam situasi seperti ini, masalah penerangan cenderung menumpuk karena tidak hanya soal “terang atau tidak”, tetapi juga soal bagaimana masyarakat menyesuaikan rutinitas dan risiko yang mereka hadapi setiap hari.


Tidak ada komentar