Borong 28 Medali di PeSONas 2026, Atlet SOIna Kabupaten Bogor Menggila di Kupang!

Nelly Sipayung
18 Okt 2026 03:51
News 0 15
2 menit membaca

INFOPANTULAN.COM, BOGOR– Gemilang di panggung nasional! Atlet Special Olympics Indonesia (SOIna) Kabupaten Bogor tampil impresif di ajang Pekan Special Olympics Nasional (PeSONas) 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Tak tanggung-tanggung, mereka sukses menyumbangkan 28 medali untuk kontingen Jawa Barat, dengan koleksi 13 emas, 7 perak, dan 8 perunggu.

Perolehan tersebut menjadi bukti nyata kerja keras dan semangat juang para atlet disabilitas intelektual dalam menunjukkan kemampuan terbaiknya di arena pertandingan. Mereka bukan sekadar berjuang meraih medali, tetapi juga membawa kebanggaan bagi Kabupaten Bogor dan Jawa Barat.

Dominasi medali emas menjadi salah satu catatan membanggakan dari perjuangan atlet SOIna Kabupaten Bogor. Sebanyak 13 medali emas berhasil diamankan, disusul 7 perak dan 8 perunggu yang melengkapi torehan prestasi di ajang olahraga nasional tersebut.

Ketua SOIna Kabupaten Bogor, Ahmad Azwary, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah berkompetisi dengan penuh semangat. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan buah dari pembinaan, latihan, serta dukungan berbagai pihak yang terus memberikan ruang bagi para atlet untuk berkembang.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi SOIna Kabupaten Bogor. Para atlet telah menunjukkan semangat dan kemampuan terbaiknya. Kami berharap capaian ini menjadi penyemangat untuk terus berlatih dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” ujar Ahmad Azwary.

Ia berharap raihan medali di Kupang tidak berhenti sebagai catatan prestasi semata, tetapi menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan atlet dalam menghadapi kejuaraan berikutnya.

Apresiasi juga datang dari Kepala Tim Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asep Komarudin, yang akrab disapa Askom. Ia menilai kontribusi 28 medali tersebut menunjukkan besarnya potensi atlet disabilitas intelektual apabila mendapat pembinaan dan kesempatan yang memadai.

“Prestasi ini patut diapresiasi. Para atlet SOIna Kabupaten Bogor telah menunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih prestasi. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi atlet lainnya untuk terus berkembang dan mengharumkan nama Kabupaten Bogor,” kata Askom.

Askom, yang turut mendampingi atlet SOIna Kabupaten Bogor selama berlaga di PeSONas 2026, menegaskan bahwa prestasi tersebut menjadi dorongan untuk memperkuat pembinaan olahraga inklusif di Kabupaten Bogor.

Menurutnya, keberhasilan atlet tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah, organisasi olahraga, pelatih, pendamping, hingga keluarga. Sinergi tersebut dibutuhkan agar para atlet memiliki kesempatan yang setara untuk mengasah kemampuan dan bersaing di berbagai ajang.

x
x