
INFOPANTULAN.COM, BOGOR– Kebakaran hebat melanda pabrik PT Royal Foamindo Perkasa di Kampung Poncol, RT 003 RW 010, Desa Gandoang, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Sabtu (29/8/2026).
Api diduga berasal dari percikan pekerjaan pengelasan yang mengenai bahan styrofoam. Material yang mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar dan menjalar ke sejumlah bagian bangunan pabrik.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, melalui laporan penanganan kebakaran menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.55 WIB.
“Laporan kebakaran kemudian diterima Damkar Sektor Cileungsi dari masyarakat pada pukul 14.10 WIB. Setelah menerima informasi dan melihat visual kondisi kebakaran yang dikirimkan melalui WhatsApp, petugas langsung bergerak menuju lokasi,” beber Yudi, Sabtu (29/8/2026).
Yudi menambahkan, regu Damkar Sektor Cileungsi awalnya menerjunkan dua unit mobil pemadam dengan tujuh personel. Petugas berangkat pukul 14.13 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 14.30 WIB.
Saat tiba di lokasi, api masih berkobar di beberapa titik, mulai dari area parkir kendaraan, gudang penyimpanan barang jadi hingga ruang produksi.
“Dikarenakan dua unit masih tidak cukup dan sumber air cukup jauh, petugas langsung berkoordinasi untuk meminta bantuan unit tambahan dari sektor terdekat agar proses pemadaman lebih cepat dan api tidak meluas ke bagian lainnya,” jelas Yudi.
Dalam peristiwa tersebut, kata Yudi, sebanyak lima mobil dilaporkan mengalami kerusakan hingga 95 persen, sementara dua mobil lainnya mengalami kerusakan sekitar 50 persen.
“Selain kendaraan, ruang produksi juga mengalami kerusakan hingga sekitar 95 persen. Api turut membakar gudang penyimpanan barang jadi,” jelasnya.
Untuk menjinakkan api, Damkar Kabupaten Bogor mengerahkan bantuan dari sejumlah sektor, di antaranya Cileungsi, Gunung Putri, Cariu, Citeureup, serta Mako Cibinong.
“Total sedikitnya delapan unit kendaraan pemadam dan unit pendukung dikerahkan ke lokasi untuk mempercepat proses penanganan kebakaran,” terangnya membeberkan jumlaj kerugian akibat dari kejadian tersebut.
Selain petugas pemadam kebakaran, proses penanganan juga melibatkan Polsek Cileungsi, Satpol PP Kecamatan Cileungsi, Babinsa Desa Gandoang, relawan kebakaran, petugas ambulans, TKSK Kecamatan Cileungsi, ketua RT/RW, Linmas hingga unsur masyarakat lainnya.
Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah petugas melakukan penanganan selama kurang lebih dua jam. Proses penanganan di lokasi dinyatakan selesai sekitar pukul 16.30 WIB.
“Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.
Berdasarkan kronologi sementara, kebakaran terjadi saat berlangsung pekerjaan pemasangan instalasi proteksi kebakaran yang dilakukan dengan metode pengelasan pada pipa instalasi,” imbuhnya.
Percikan api dari proses pengelasan diduga mengenai styrofoam yang berada di sekitar lokasi. Karena bahan tersebut mudah terbakar, api dengan cepat membesar.
Warga yang berada di sekitar lokasi, termasuk warga yang rumahnya berada di depan pabrik, kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih berdasarkan dugaan awal, yakni percikan dari aktivitas pengelasan. Sementara kerugian akibat peristiwa tersebut belum dirinci dalam laporan resmi Damkar Kabupaten Bogor.

