google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

Selain itu, Dedie meminta koordinasi layanan kegawatdaruratan melalui PSC Gesit 119 terus diperkuat sehingga proses rujukan pasien ke rumah sakit dapat berlangsung lebih cepat dan tidak terjadi penumpukan di satu fasilitas kesehatan.
“Apa fungsi dari 119 itu? Kan dispatching, untuk menyalurkan. Di situlah fungsinya, ada kerja sama dengan semua rumah sakit,” ungkapnya.
Tak hanya pelayanan kuratif, RSUD juga didorong mengembangkan layanan promotif dan preventif agar masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif.
Sementara itu, kepada Bapenda Kota Bogor, Dedie menekankan pentingnya meningkatkan pendapatan asli daerah sebagai sumber pembiayaan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Adapun kepada Satpol PP, ia meminta dilakukan penyegaran personel di lapangan sekaligus memperkuat penegakan peraturan daerah melalui penerapan sanksi dan tindak pidana ringan (tipiring).
Menurutnya, setelah berbagai upaya sosialisasi dilakukan, kini dibutuhkan ketegasan agar aturan dapat dipatuhi dan ketertiban umum di Kota Bogor semakin terjaga.


Tidak ada komentar