
INFOPANTULAN.COM, BOGOR – Komunitas Santai Pagi Bogor sukses menggelar ajang modifikasi kendaraan bertajuk Semasa Auto Modification 2026, bertempat di Taman Budaya Sentul City yang berlokasi di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
.
Dannar Asuko selaku ketua panitia mengaku berkomitmen untuk terus memfasilitasi dan mendukung penuh wadah kreatif seperti ini.
“Kebetulan Taman Budaya ini lagi ingin berkolaborasi terkait dengan otomotif, pokoknya berkaitan dengan otomotif Taman Budaya akan selalu support. Makanya kita dari Santai Pagi ingin bekerja sama terus,” ujar Dannar. Minggu (21/6/2026).
Ia mengatakan, rngkaian acara yang dimulai sejak waktu subuh ini menghadirkan berbagai agenda menarik, mulai dari meetup, area booth makanan dan produk (trangsel), hingga agenda utamanya, yaitu Car Fun Contest.
Salah satu daya tarik utama dalam Semasa Auto Modification 2026 adalah sistem penjurian kontes mobil yang dinilai sangat adil (fair). Diikuti oleh sekitar 25 mobil dari berbagai jenis, mulai dari Sedan, SUV, hingga MPV, pemenang tidak ditentukan oleh juri konvensional, melainkan langsung oleh pengunjung.
Setiap pengunjung dan peserta yang hadir diwajibkan melakukan registrasi melalui aplikasi MODCAR. Lewat aplikasi tersebut, mereka bisa memberikan suara (live vote) secara real-time untuk mobil-mobil favorit mereka. Dari total puluhan peserta, nantinya akan disaring 1 sampai 5 mobil terbaik untuk memperebutkan hadiah utama berupa uang tunai serta berbagai voucher menarik dari para tenant.
Deretan merek mobil ternama seperti BMW, Honda, Toyota, hingga Mercedes-Benz tampak memadati area pameran dengan berbagai sentuhan modifikasi yang memukau pandangan.
Santai Pagi Bogor sendiri merupakan komunitas yang sudah terbentuk sejak tahun 2019. Biasanya, komunitas ini kerap berkumpul di Rest Area KM 38 Jagorawi sebelum melakukan run bersama ke arah Jakarta. Nama “Santai Pagi” diambil dari filosofi sederhana: menikmati hari Minggu pagi dengan santai, melihat-lihat mobil, sambil menikmati secangkir kopi.
Meski berbasis di Bogor, acara kali ini berhasil menyedot kehadiran pencinta otomotif dari seluruh penjuru Jabodetabek. Menariknya, komunitas ini merangkul semua elemen masyarakat tanpa sekat.
“Dari berbagai elemen, ada mahasiswa, ada bapak-bapak, ada ibu-ibu, campur pokoknya. Ada juga beberapa teman-teman yang pejabat. Cuma memang kalau di Santai Pagi ini enggak terlalu menonjolkan untuk pejabat. Jadi kita semua sama, walaupun kita tahu background-nya dia siapa,” pungkasnya.
Head Event & Business Development Taman Budaya, Wahyu Widianto menyatakan bahwa pihaknya sangat mendukung penuh (support) pelaksanaan acara-acara positif yang diinisiasi oleh komunitas, baik otomotif maupun bidang lainnya.
“Kami dari Taman Budaya support banget ya buat komunitas otomotif maupun lainnya. Karena kita di sini punya area parkiran yang luas dan juga banyak tenant, jadi kita mau ngumpulin nih komunitas otomotif yang ada di Jabodetabek,” ujarnya.
Antusiasme peserta terbukti sangat tinggi. Wahyu membeberkan, berdasarkan laporan yang diterima pihak manajemen, ada sekitar 500 kendaraan yang hadir memadati area Taman Budaya dalam rangkaian acara bertajuk auto modification tersebut. Tidak hanya didominasi oleh ekosistem otomotif dari wilayah Jabodetabek, perhelatan ini juga berhasil menarik animo peserta dari luar daerah.
“Tadi pesertanya bahkan ada yang datang dari Garut, Tasik, dan lain-lain,” tambahnya.
Selain menjadi ajang berkumpul (gathering), acara ini juga menyuguhkan kompetisi modifikasi yang sengit. Dari total sekitar 50 pendaftar yang masuk ke meja panitia, pihak penyelenggara menerapkan proses kurasi yang cukup ketat untuk menjaga kualitas Contest Modification .
“Kalau untuk peserta dari kontesnya itu ada 26 (kendaraan). Itu juga udah dikurasi ya dari panitia. yang daftar bisa dari 50 Mobil, tapi kita udah kurasi dan nanti bisa dilihat di lokasi yang ikut auto modification-nya,” jelas Wahyu.
Dengan suksesnya gelaran ini, Taman Budaya berharap dapat terus menjadi wadah dan memfasilitasi perkembangan kreativitas komunitas di Indonesia melalui penyediaan fasilitas yang representatif dan terintegrasi dengan area kuliner (tenant) yang lengkap.

