
INFOPANTULAN.COM – Bupati Bogor Rudi Susmanto memimpin doa bersama untuk almarhum Dr. H. Moh. Hasanuddin Buchory di Makodim 0621 Kabupaten Bogor, Cibinong, pada Senin 21 September 2026. Acara ini melibatkan Wakil Bupati Bogor Jaro Ade, Forkopimda, serta alim ulama sebagai bentuk penghormatan terakhir sekaligus ungkapan belasungkawa.
Dalam kesempatan tersebut, Rudi menyampaikan bahwa almarhum merupakan ayahanda dari Dandim 0621/Kabupaten Bogor, Letkol Inf. Rizal Dwijayanto. Doa bersama berlangsung dalam suasana penuh kekhidmatan, dengan peserta hadir dari jajaran pemerintah daerah hingga unsur pimpinan daerah dan tokoh agama.
Pelaksanaan doa bersama berpusat di Makodim 0621 Kabupaten Bogor, Cibinong. Kehadiran Bupati Bogor bersama Wakil Bupati Bogor menunjukkan keterlibatan langsung pemerintah daerah dalam merespons duka keluarga besar TNI di wilayah tersebut.
Rangkaian kegiatan dihadiri Forkopimda, Pemkab Bogor, Kodim 0621 Kabupaten Bogor, serta para alim ulama. Kehadiran unsur-unsur itu memperlihatkan bahwa prosesi doa tidak hanya bersifat internal, tetapi juga menjadi perhatian bersama di level pemerintahan daerah dan masyarakat.
Rudi Susmanto menyampaikan bahwa dirinya bersama jajaran Kodim 0621 Kabupaten Bogor melaksanakan doa untuk almarhum Dr. H. Moh. Hasanuddin Buchory. Ia menekankan hubungan keluarga almarhum dengan Letkol Inf. Rizal Dwijayanto sebagai ayahanda, sehingga doa bersama dimaknai sebagai dukungan moral untuk pihak yang ditinggalkan.
Rudi juga mengajak masyarakat dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memanjatkan doa. Harapannya, amal ibadah almarhum diterima oleh Allah SWT, sementara dosa dan kekhilafannya mendapatkan ampunan. Dalam konteks seperti ini, doa bersama kerap dipahami sebagai jembatan penguatan batin bagi keluarga yang sedang berduka.
Selain unsur pemerintah dan TNI, kegiatan ini juga diisi dengan kehadiran alim ulama. Peran tokoh agama dalam doa bersama biasanya memberi nuansa spiritual yang menenangkan, sekaligus memastikan rangkaian ibadah berjalan sesuai tuntunan.
Dengan dukungan Forkopimda dan tokoh agama, acara doa bersama menjadi ruang pertemuan lintas unsur. Hal itu juga memperlihatkan bagaimana institusi pemerintahan daerah menjaga solidaritas sosial saat terjadi kehilangan anggota keluarga yang memiliki posisi penting di lingkungan pemerintahan dan pertahanan.
Rudi menyampaikan doa dan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan, khususnya Letkol Inf. Rizal Dwijayanto beserta keluarga. Pesan yang disampaikan menitikberatkan pada harapan agar keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi situasi duka.
Dalam peristiwa seperti ini, dukungan publik dari pejabat daerah sering menjadi penanda bahwa duka tidak dipikul sendiri. Kehadiran kolektif dari berbagai unsur dapat membantu keluarga merasa diperhatikan, sekaligus memperkuat ikatan sosial di tengah kehilangan.
Doa bersama yang digelar pada Senin 21 September 2026 di Makodim 0621 Kabupaten Bogor memperlihatkan tradisi penghormatan yang menggabungkan unsur pemerintahan, militer, dan tokoh agama. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa penghormatan kepada almarhum tidak berhenti pada prosesi formal, tetapi berlanjut melalui doa.
Lebih jauh, acara seperti ini biasanya memberi ruang bagi masyarakat untuk ikut mendoakan, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan. Ketika banyak pihak hadir, pesan duka tersampaikan dengan lebih hangat, dan keluarga yang ditinggalkan memperoleh dukungan yang nyata.

