Duka Keluarga Pecah Saat Siswa SMK Tewas, Polisi Dalami Dugaan Penghadangan di Jalan Raya BogorINFOPANTULAN.COM, BOGOR– Suasana duka menyelimuti keluarga seorang siswa kelas X SMK yang meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan di Jalan Raya Bogor, tepatnya di depan KSU Square. Kepergian remaja yang masih duduk di bangku kelas satu SMK itu menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga.
Kapolsek Tamansari, Iptu Eka Duta, mengungkapkan bahwa kabar meninggalnya korban tentu menjadi pukulan berat bagi keluarga. Terlebih, korban masih berusia muda dan tengah menempuh pendidikan.
“Yang jelas, keluarga sendiri pasti syok. Mereka mengalami kesedihan yang mendalam, karena korban masih sekolah,” ujar Iptu Eka Duta saat dihubungi, Senin (26/10/2026) Siang.
Korban dimakamkan di TPU Kampung Kebon Duku sekitar pukul 10.30 WIB. Di tengah suasana kehilangan, keluarga kini menanti kejelasan atas peristiwa yang merenggut nyawa anggota keluarga mereka.
Diduga Dicegat Saat Pulang Menonton
Berdasarkan informasi awal yang diterima kepolisian, korban diduga mengalami kejadian nahas tersebut saat dalam perjalanan pulang setelah menonton.
Peristiwa itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 21.45 hingga 22.00 WIB. Dalam perjalanan, korban disebut-sebut dicegat oleh sejumlah orang yang identitasnya belum diketahui.
“Informasi awal, almarhum pulang menonton sekitar pukul 21.45 atau 22.00 WIB. Kemudian di tempat kejadian perkara, korban dicegat orang-orang yang belum kita ketahui dari mana,” jelasnya.
Ia mengatakan, berdasarkan informasi sementara, korban mengalami luka di bagian belakang tubuh, terutama sekitar punggung. Namun, ia belum dapat memastikan secara terperinci jenis maupun penyebab luka tersebut karena informasi yang diterima masih perlu didalami.
“Penanganan perkara kini berada di bawah kewenangan Polres Bogor,” imbuhnya.
Dua Teman Korban Sudah Dimintai Keterangan
Dalam peristiwa tersebut, korban diketahui bersama dua orang temannya. Kedua teman korban bahkan telah mendatangi Polres Bogor untuk dimintai keterangan terkait kejadian yang mereka ketahui.
Keterangan keduanya diharapkan dapat membantu penyidik mengungkap kronologi peristiwa, termasuk dugaan penghadangan yang dialami korban sebelum akhirnya meninggal dunia.
Hingga saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung. Informasi mengenai identitas maupun keberadaan terduga pelaku belum dapat dipastikan.
“Kami kurang mengetahui secara pasti karena yang menangani kasus ini dari Polres Bogor. Saat ini masih dalam penyelidikan,” kata Iptu Eka Duta.
Keluarga Menanti Kejelasan Kasus
Di tengah duka yang belum mereda, keluarga korban disebut berencana mendatangi Polres Bogor untuk menanyakan perkembangan penanganan perkara tersebut.
Bagi keluarga, kejelasan mengenai penyebab kejadian dan pihak yang bertanggung jawab menjadi hal penting setelah kehilangan anggota keluarga yang masih memiliki masa depan panjang.
Polisi pun masih mengumpulkan keterangan untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi pada malam nahas tersebut.

