Hampir Dua Pekan, Kasus Pembunuhan Satpam di Waduk Jatiluhur Belum Terungkap

Ayatullah Humaeni
8 Agu 2026 03:22
Kriminal News 0 40
2 menit membaca

INFOPANTULAN.COM, BANDUNG -Hampir dua pekan berlalu, kasus pembunuhan satpam bernama Sumarna yang ditemukan tewas mengambang dengan tangan terborgol di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, hingga kini belum juga terungkap.

Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku di balik kematian korban. Sebanyak 32 saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik.

Proses penyelidikan dilakukan Polres Purwakarta dengan dibantu Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat.

Hingga saat ini, polisi masih mendalami berbagai informasi serta keterangan dari para saksi untuk mencari petunjuk yang dapat mengarah kepada pelaku pembunuhan.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, penyidik masih bekerja untuk mengungkap kasus tersebut. Jumlah saksi yang telah dimintai keterangan pun kini mencapai 32 orang.

“Bahwa lebih sepekan, kami telah berupaya untuk, melakukan investigasi, saat ini jugan kami masih mendalami beberapa hipotesa yang awalnya ada beberpa yang masih nambah lagi, karena dengan beberapa keterangan saksi saksi ini menimbulkan hipotesa baru lagi, kita dalami dan telah mencapai 32 saksi yang diambil keterangannya,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, Sabtu (8/8/2026).

Hendra menyebut seluruh keterangan saksi masih terus didalami dan dikorelasikan dengan hasil penyelidikan lainnya.Dari proses pendalaman tersebut, penyidik berharap dapat menemukan titik terang serta mengarah pada identitas pelaku pembunuhan Sumarna.

” Perkemhanganya signifikan sekali dan tinggak bagaimana eksekuis kasus ini yanh sudah kita proyeksikan sebagai pelaku ” katanya.

Sebelumnya, Sumarna ditemukan tewas mengambang di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, pada 24 Juli 2026.Saat ditemukan, kedua tangan korban dalam kondisi terborgol.

Berdasarkan hasil autopsi, ditemukan luka pada bagian kepala korban yang diduga akibat hantaman benda tumpul.

Hingga kini, polisi masih terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap motif, identitas pelaku, serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

x
x