Langgar Lalu Lintas, Pengemudi Ojol di Kota Bogor Terancam Suspend hingga Putus Kemitraan

Riky Iskandar
8 Sep 2026 03:44
2 menit membaca

 INFOPANTULAN.COM, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama perusahaan penyedia layanan ojek online (ojol) sepakat memperkuat pengawasan terhadap pengemudi yang kedapatan melanggar aturan lalu lintas.

Kesepakatan tersebut menjadi langkah lanjutan menyusul masih ditemukannya sejumlah pelanggaran yang dilakukan pengemudi ojol di jalan raya. Pelanggaran itu di antaranya berkendara melawan arah, menggunakan trotoar, hingga tidak mengenakan helm kepada penumpang.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan perusahaan aplikator memiliki mekanisme internal untuk memberikan sanksi kepada mitra yang terbukti melanggar ketentuan.

Menurutnya, mekanisme tersebut dapat dimanfaatkan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat maupun pemerintah terkait perilaku pengemudi di lapangan.

“Kita sepakati bahwa dalam internal aplikator ada pelanggaran kode etik yang bisa diberikan kepada mitra atau pengemudi. Laporan itu mereka (perusahaan ojol) buka selama ini,” kata Jenal, Senin (7/9/2026).

Ia menjelaskan, sanksi terhadap pengemudi tidak diberikan secara sembarangan, melainkan disesuaikan dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan.

“Pelanggaran berjenjang, dari mulai ringan, sedang, dan berat. Sanksinya pun berjenjang. Dari peringatan, suspend bertahap, hingga pemutusan kemitraan,” tegasnya.

Jenal pun mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam mengawasi perilaku pengemudi ojol di jalan. Apabila menemukan pelanggaran, masyarakat dapat menyampaikan laporan kepada perusahaan aplikator sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Ia juga mengingatkan seluruh mitra pengemudi ojol, baik roda dua maupun roda empat, agar tidak mengabaikan keselamatan demi mengejar waktu atau kecepatan.

“Jangan melawan arah, jangan naik trotoar, dan tetap menggunakan helm. Utamakan keselamatan, bukan kecepatan,” ujarnya.

Sementara itu, Deputy Director of Public Affairs Territory Strategy & Social Impact Grab Indonesia, Clarina Andreny, menyatakan komitmennya untuk mendukung Pemkot Bogor dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih tertib dan aman.

Grab, kata Clarina, siap menindaklanjuti setiap laporan yang berkaitan dengan mitra pengemudi yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

“Kami siap membantu Pemkot Bogor dan akan menindaklanjuti laporan terkait mitra kami yang melakukan pelanggaran lalu lintas di jalan,” kata Clarina.

x
x