google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

INFOPANTULAN.COM, BOGOR– Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) dini hari. Gempa yang terjadi pukul 04.58.23 WIB tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam pemutakhiran analisis menyebut gempa berpusat di laut, sekitar 30 kilometer arah timur laut Nagekeo, NTT, pada koordinat 8,41° LS dan 121,39° BT. Gempa berada pada kedalaman 15 kilometer.
BMKG menyatakan gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas Flores Back-Arc Thrust dengan mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.
Tsunami Sempat Diprediksi Capai 3 Meter
Gempa tersebut dinyatakan berpotensi tsunami. BMKG sempat menetapkan status SIAGA dengan potensi ketinggian tsunami 0,5 hingga 3 meter di sejumlah wilayah, yakni Manggarai bagian utara, Ngada bagian utara, Ende, Flores Timur, dan Jeneponto.
Sementara status WASPADA dengan potensi tsunami kurang dari 0,5 meter diberlakukan untuk Flores Timur, Bima, Dompu, dan Wajo.
Hasil pemantauan tinggi muka laut kemudian menunjukkan gelombang tsunami di sejumlah titik. Ketinggian tertinggi yang tercatat mencapai 0,94 meter di Maurole, Ende, pada pukul 05.27 WIB.


Tidak ada komentar