google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

Pemerintah Kabupaten Bogor menyiapkan pembangunan underpass di Simpang PDAM, Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong. Rencana ini diproyeksikan menjadi salah satu program strategis Pemkab Bogor pada 2027, dengan fokus utama mengurai kepadatan lalu lintas di salah satu titik pertemuan arus kendaraan bervolume tinggi.
Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, underpass dirancang untuk memperlancar pergerakan kendaraan di persimpangan tersebut. Simpang PDAM menjadi penghubung arus dari kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Bogor dan Cibinong City Mall (CCM) menuju Bambu Kuning-Bomang, serta arah sebaliknya, sehingga perubahan desain jalan diharapkan berdampak langsung pada ritme mobilitas harian.

Secara fungsi, underpass diharapkan mampu mengurangi antrean kendaraan yang kerap terbentuk saat kendaraan bertemu di persimpangan. Ajat menyebutkan, titik ini merupakan pertemuan beberapa arus sekaligus, sehingga ketika volume meningkat, kemacetan cenderung mudah terjadi dan sulit terurai tanpa intervensi infrastruktur.
Dengan adanya underpass, pergerakan kendaraan di area konflik utama dipindahkan ke jalur bawah, sementara arus lain dapat diatur lebih tertib. Dampak yang diharapkan bukan hanya membuat perjalanan lebih cepat, tetapi juga menurunkan risiko kecelakaan yang kerap muncul akibat pengereman mendadak, manuver berulang, dan kepadatan tinggi di titik persimpangan.
Simpang PDAM tidak berdiri sendiri sebagai titik lokal. Persimpangan ini menghubungkan aktivitas dari kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Bogor dan Cibinong City Mall menuju koridor Bambu Kuning-Bomang, dan sebaliknya. Artinya, perubahan pada Simpang PDAM berpotensi memengaruhi waktu tempuh warga yang bekerja, bersekolah, maupun beraktivitas ekonomi di area tersebut.


Tidak ada komentar