Kebakaran TPAS Galuga Bogor, Pemkot kerahkan 400 personel dan minta water bombing

Abdul Halim
12 Sep 2026 15:00
Peristiwa 0 48
3 menit membaca

INFOPANTULAN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus mengintensifkan penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kabupaten Bogor. Sejak Jumat malam, upaya pemadaman diperkuat dengan pengerahan ratusan personel dari berbagai unsur untuk mempercepat proses di lokasi.

Selain mengerahkan kekuatan internal, Pemkot Bogor juga menerima bantuan dari Damkar Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Damkar Pemerintah Kota Depok. Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyebut penanganan semakin diperkuat setelah ada tambahan dukungan, sementara rencana water bombing dari Lanud Atang Sendjaja masih menunggu kondisi cuaca.

Penanganan kebakaran TPAS Galuga diperkuat dengan bantuan Damkar

Dedie A Rachim menjelaskan bahwa sejak semalam, penanganan kebakaran dilakukan dengan pola yang lebih intensif. Ia mengapresiasi dukungan yang datang dari Damkar IPB dan Damkar Pemkot Depok, yang ikut membantu proses pemadaman di area terdampak.

Menurut Dedie, langkah ini penting mengingat karakter kebakaran di TPAS berbeda dengan kebakaran bangunan biasa. Api berada di tumpukan sampah yang menahun, sehingga penanganannya butuh tenaga, peralatan, dan strategi yang lebih berlapis agar pemadaman tidak berhenti di tahap permukaan.

Kerahkan 400 personel, Perumkim dan Perumda Tirta Pakuan ikut mendukung

Wali Kota Bogor menegaskan bahwa seluruh potensi yang dimiliki terus dimaksimalkan. Dalam koordinasi lapangan, Pemkot Bogor menyiapkan total 400 personel dari berbagai elemen untuk menangani kebakaran TPAS Galuga.

Sejumlah perangkat daerah turut dilibatkan. Dinas Perumahan dan Permukiman (Perumkim) Kota Bogor ikut bergerak, sementara Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor memberikan dukungan logistik berupa suplai air dan kebutuhan lain yang diperlukan untuk menopang proses pemadaman.

Selain dukungan dari jajaran Pemkot, penanganan juga mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bogor karena lokasi TPAS Galuga berada di wilayah kabupaten tersebut. Bantuan lain datang dari Korem 061 Suryakancana yang ikut membantu di lapangan.

Water bombing dari Lanud Atang Sendjaja terkendala cuaca

Upaya pemadaman tidak hanya bergantung pada pemadaman langsung di lokasi. Pemkot Bogor juga mengharapkan dukungan water bombing dari Lanud Atang Sendjaja guna menambah daya jangkau dan mempercepat penekanan api.

Namun, pelaksanaan pemadaman melalui udara masih mengalami kendala. Dedie menyampaikan bahwa beberapa kali sorti telah dilakukan, tetapi terhambat oleh faktor cuaca dan jadwal yang menyesuaikan kondisi di lapangan.

Ia berharap, bila cuaca memungkinkan, water bombing bisa dijalankan pada sore atau lusa. Dengan adanya penundaan karena cuaca, pemadaman tetap berjalan melalui penguatan personel dan peralatan di darat agar api tidak meluas.

Rekayasa cuaca dipertimbangkan, koordinasi dengan BRIN, BNPB, dan Pemprov Jabar terus dilakukan

Dedie menyebut Pemkot Bogor juga menyiapkan langkah lain untuk mengatasi kebakaran, termasuk rencana meminta dukungan rekayasa cuaca. Ia menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terkait kemungkinan pelaksanaan rekayasa cuaca.

Koordinasi juga dilakukan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Fokusnya mencakup identifikasi berbagai bentuk bantuan, mulai dari teknologi, logistik, penambahan personel, hingga sumber daya lain yang dapat memperkuat penanganan kebakaran.

Dedie menilai pemadaman api di tumpukan sampah yang sudah menahun adalah pekerjaan yang tidak sederhana. Karena itu, bantuan dari banyak pihak menjadi faktor penting agar strategi penanganan bisa berjalan lebih efektif.

Salat Istisqa jadi ikhtiar di tengah kemarau panjang

Di tengah musim kemarau panjang, Pemkot Bogor juga menyiapkan ikhtiar lain berupa salat Istisqa dan doa bersama. Rencana kegiatan tersebut akan digelar pada Senin atau Selasa mendatang.

Dedie menyebut turunnya hujan menjadi salah satu faktor yang sangat diharapkan dapat membantu proses pemadaman di TPAS Galuga. Persiapan dilakukan agar ikhtiar tersebut bisa berjalan bersamaan dengan upaya teknis pemadaman yang sedang berlangsung.

Ia menegaskan bahwa salat Istisqa menjadi bentuk permohonan agar Allah SWT memberikan hujan yang dapat mendukung pemadaman kebakaran di lokasi TPAS Galuga.

x
x