google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

FMP 2026 Ditutup, Dedie Sebut Perputaran Ekonomi Kota Bogor Ikut Terdampak

Riky Iskandar
30 Agu 2026 23:03
2 menit membaca

INFOPANTULAN.COM, BOGOR – Festival Merah Putih (FMP) 2026 resmi berakhir setelah rangkaian kegiatan selama satu bulan ditutup melalui Closing Ceremony di Lanud Atang Sendjaja (ATS), Kabupaten Bogor, Minggu (30/8/2026).

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyebut pelaksanaan FMP 2026 turut memberikan dampak terhadap pergerakan ekonomi di Kota Bogor. Menurutnya, berbagai kegiatan yang digelar sepanjang Agustus mampu mendorong aktivitas sejumlah sektor usaha.

“Secara garis besar, pelaksanaan event apapun selalu berdampak langsung atau tidak langsung, termasuk kepada perputaran ekonomi Kota Bogor,” kata Dedie saat menghadiri Closing Ceremony FMP 2026.

Ia mengatakan, peningkatan aktivitas ekonomi tersebut mulai terlihat dari sektor pariwisata dan jasa selama Agustus. Meski data secara keseluruhan belum dapat dihitung karena bulan Agustus belum berakhir, sejumlah sektor disebut mengalami peningkatan.

“Kalau dilihat sepintas di bulan Agustus, meskipun belum tutup, memang di bulan Agustus itu ada peningkatan okupansi dari hotel, kemudian peningkatan pendapatan dari restoran, dari kafe, dari hiburan, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x