
INFOPANTULAN.COM, BOGOR– Harga sejumlah kebutuhan pangan di pasaran mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Salah satu komoditas yang mengalami lonjakan cukup signifikan adalah cabe rawit merah yang kini dijual hingga Rp70 ribu per kilogram.
Seorang pedagang bernama Adnan (29) mengatakan, kenaikan harga cabe rawit merah telah terjadi sekitar tiga hari terakhir. Sebelumnya, harga komoditas tersebut berada di kisaran Rp50 ribu per kilogram, namun kini melonjak hingga Rp70 ribu.
“Yang naik itu cabe rawit merah. Dari harga Rp50 ribu sekarang bisa sampai Rp70 ribu,” ujar Adnan saat ditemui, Selasa (1/9/2026).
Menurutnya, kenaikan harga mulai dirasakan sejak beberapa hari terakhir, sekitar Jumat atau Sabtu. Meski demikian, Adnan mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab melonjaknya harga cabe rawit merah.
“Kurang tahu juga penyebabnya, mungkin karena cuaca,” katanya.
Tak hanya cabe, harga labu juga mengalami kenaikan. Jika sebelumnya dijual Rp14 ribu per kilogram, kini harganya mencapai Rp16 ribu per kilogram.
Sementara itu, untuk komoditas bawang-bawangan, harga saat ini berada di kisaran Rp30 ribu per kilogram.
Meski harga sejumlah bahan pangan mengalami kenaikan, Adnan mengatakan minat masyarakat untuk membeli relatif tidak berubah. Menurutnya, kebutuhan dapur tetap menjadi prioritas sehingga masyarakat tetap membeli meski harus merogoh kocek lebih dalam.
“Peminat mah sama saja, karena ini kebutuhan. Mau enggak mau pasti dibeli,” ungkapnya.
Namun, kenaikan harga tersebut membuat para pembeli cukup terkejut. Selain itu, pedagang juga harus menyiapkan modal lebih besar apabila harga terus mengalami kenaikan.
“Pembeli pada kaget saja lihat harganya. Kalau naik terus, ya modal kita juga harus nambah,” pungkas Adnan.
Kenaikan harga bahan pangan ini menjadi perhatian masyarakat, terutama karena cabe rawit merah merupakan salah satu kebutuhan yang cukup banyak digunakan dalam konsumsi sehari-hari. Warga pun berharap harga komoditas tersebut dapat segera kembali stabil.

