banner 728x250

Di Tengah Ramadan Pasca Bencana, Dompet Dhuafa Perbaiki Fasum Di Aceh

  • Bagikan
banner 468x60

INFOPANTULAN, ACEH– “Kapan kami bisa sekolah lagi, Bu?” Pertanyaan ini adalah pertanyaan yang sangat sulit dijawab oleh Nora Rusaifa, Guru PAUD Tazkiyatun Nufus, di Gampong Kubu, Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, Aceh, Rabu siang (25/02/2026).

Bukankah pertanyaan itu hanya cukup dijawab dengan sebuah tanggal? Sayangnya lumpur yang masih tertinggal membuat pertanyaan tersebut sulit dijawab. Lumpur-lumpur itu masih memenuhi lantai PAUD Tazkiyatun Nufus. Dinding-dindingnya juga masih tertimpa oleh sisaan lumpur akibat banjir dan longsor yang terjadi dua bulan silam.

Example 300x600

Tiga bangunan berdiri berderet di sana, ada ruang kelas, ruang bermain, dan satu Pos Persalinan Desa (Polindes). Ketiganya dipenuhi oleh lumpur. Di ruang bermain, ruang yang seharusnya dipenuhi oleh tumpukan bola seperti sebuah bak mandi bola, namun bola-bola itu justru tertahan oleh lumpur yang hampir mengering. Sejak banjir dan longsor menimpa Gampong Kubu, pembelajaran di PAUD Tazkiyatun Nufus dan Polindes terhenti, mereka tidak tahu kapan pastinya aktivitas bisa kembali dilakukan di sana.

“Aktivitas sekolah ya karena kayak gini jadi berhenti. Kalau kemarin lumpur yang di sini sebatas itu (dinding) mungkin ada sebatas itu ya,” ungkap Nora.

banner 325x300
Penulis: Tim Info PantulanEditor: Tim Info Pantulan
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *