Lilin Kecil, Harapan Besar: Jurnalis Bogor Berdoa untuk Lima Rekan yang Hilang di Selat Sunda

Nelly Sipayung
11 Sep 2026 01:48
2 menit membaca

INFOPANTULAN.COM, BOGOR— Di antara kerlip lilin yang menyala di Alun-alun Tegar Beriman, Cibinong, Kamis (10/9/2026) malam, puluhan jurnalis Bogor menitipkan doa untuk lima rekan seprofesi yang hingga kini belum ditemukan di perairan Selat Sunda.

Malam itu, mereka tidak datang membawa kamera untuk meliput sebuah peristiwa. Mereka datang sebagai sesama manusia, sebagai kawan, dan sebagai bagian dari keluarga besar pers yang tengah menunggu satu kabar: semoga lima jurnalis yang hilang segera ditemukan dan kembali dengan selamat.

Foto kelima jurnalis yang masih dalam pencarian turut dibawa dalam doa bersama. Lilin-lilin dinyalakan, kepala tertunduk, sementara harapan untuk keselamatan mereka terus dipanjatkan.

Doa bersama tersebut menjadi bentuk solidaritas insan pers Bogor terhadap lima jurnalis yang hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Sejumlah organisasi kewartawanan turut hadir, di antaranya Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Bogor, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor, dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bogor.

Ketua pelaksana kegiatan, Sandika Fadilah, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian dan doa bersama bagi para jurnalis yang tengah menjalankan tugas di perairan Selat Sunda.

“Teman-teman yang sudah hadir mendoakan, jadi acara ini kita buat sebagai bentuk solidaritas dan mendoakan para senior kita yang sedang bertugas di Selat Sunda,” kata Sandika.

Bagi Sandika, doa dari Bogor menjadi dukungan moral bagi kelima jurnalis serta keluarga yang masih menanti kabar keberadaan mereka.

“Doa terbaik dari Bogor yang kita panjatkan. Mudah-mudahan kelima jurnalis yang belum ditemukan agar segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.

“Terima kasih untuk Pemkab Bogor yang sudah memfasilitasi kegiatan kami,” katanya.

Lima jurnalis yang masih dalam pencarian tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, serta Donal yang merupakan jurnalis lepas.

Mereka sebelumnya berangkat menggunakan speedboat bersama tiga orang lainnya dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, Banten, pada Senin (7/9/2026).

Rombongan yang berjumlah delapan orang itu kemudian dilaporkan hilang kontak. Komunikasi terakhir tercatat sekitar pukul 15.04 WIB.

Hingga Kamis (10/9/2026), tim SAR gabungan masih melakukan pencarian untuk menemukan keberadaan mereka.

Sementara di Bogor, malam terus berjalan di bawah cahaya lilin. Tidak ada kepastian kapan kabar itu datang. Namun, dari Alun-alun Tegar Beriman, doa terus dikirimkan.

Lima jurnalis dan tiga kru speedboat itu masih dinanti. Bukan hanya oleh rekan-rekannya, tetapi juga oleh keluarga yang berharap mereka pulang dengan selamat.

x
x