Masa Jabatan Direksi PDAM Bogor Berakhir Hari Ini, Bupati Siapkan Plt dari Dewan Pengawas

Nelly Sipayung
30 Sep 2026 13:16
2 menit membaca

INFOPANTULAN.COM. BOGOR– Masa jabatan jajaran direksi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda Air Minum) Kabupaten Bogor resmi berakhir pada Rabu (30/9/2026). Pemkab Bogor memastikan tidak ada perpanjangan masa jabatan dan segera menyiapkan Pelaksana Tugas (Plt) untuk menjaga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan keputusan tersebut merupakan kewenangan Kuasa Pemilik Modal (KPM), dalam hal ini Bupati Bogor Rudy Susmanto.

“Direksi PDAM berakhir hari ini, 30 September, dan tidak dilakukan perpanjangan. Kemudian ditetapkan Plt yang diambil dari dewan pengawas,” kata Ajat, Rabu (30/9/2026).

Menurutnya, terdapat dua nama anggota Dewan Pengawas yang menjadi opsi untuk mengisi posisi Plt tersebut, yakni Bambang Pria Kusuma dan Yuli.

“Di dewan pengawas ada anggota. Sambil menunggu direksi yang baru, Plt-nya dari sana. Ada dua, Pak Bambang Pria Kusuma dan Bu Yuli,” ujarnya.

Ajat menegaskan, penunjukan Plt dilakukan agar operasional dan pelayanan PDAM kepada pelanggan tidak terganggu selama proses pengisian jabatan direksi definitif berlangsung.

“Pelayanan tidak boleh berhenti, harus tetap jalan. Makanya dibuat Plt. Tentunya Pak Bupati juga menyusun pansel,” jelasnya.

Seleksi Direksi Baru Dibahas Setelah Plt

Terkait proses seleksi direksi definitif, Ajat menyebut tahapan tersebut baru akan dibahas setelah penetapan Plt.

Ia belum dapat memastikan kapan panitia seleksi (pansel) mulai membuka proses penjaringan maupun kapan seluruh tahapan seleksi akan rampung.

“Seleksinya nanti dibahas setelah ada Plt definitif,” katanya.

Meski demikian, peluang bagi direksi sebelumnya untuk kembali mengikuti seleksi masih terbuka. Ajat memastikan tidak ada larangan bagi jajaran direksi lama untuk mendaftarkan diri kembali.

“Direksi yang lama boleh daftar lagi, siapapun,” tegasnya.

Pemimpin Baru Dituntut Profesional

Ajat mengatakan calon pimpinan baru PDAM nantinya diharapkan mampu membawa peningkatan dalam pelayanan sekaligus kinerja perusahaan.

Kriteria tersebut akan menjadi bagian dari evaluasi Pemkab Bogor terhadap kinerja PDAM selama lima tahun terakhir.

“Yang profesional. Kita ingin ada peningkatan terhadap pelayanan, peningkatan pendapatan. Kita cek juga survei masyarakat terhadap PDAM, seperti pelanggan, survei di media sosial, banyak yang kita evaluasi,” ungkapnya.

Ia menyebut secara umum kinerja PDAM dalam lima tahun terakhir menunjukkan tren peningkatan. Namun, besaran peningkatan tersebut tetap akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan strategi perusahaan ke depan.

“Trennya meningkat kinerjanya. Meningkatnya besar atau kecil itu menjadi masukan,” pungkas Ajat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

x
x