GPI Peringati Milad ke-81 dan SDO, Fokus Perkuat Kepemimpinan dan Pengabdian Kader

Riky Iskandar
3 Okt 2026 08:40
News 0 9
3 menit membaca

INFOPANTULAN.COM, BOGOR – Gerakan Pemuda Islam (GPI) memperkuat konsolidasi internal organisasi melalui pelaksanaan Sidang Dewan Organisasi (SDO) yang dirangkaikan dengan peringatan Milad ke-81 di Kota Bogor.

Kegiatan yag diikuti ratusan kader serta pengurus GPI dari berbagai daerah di Indonesia itu berlangsung di Gedung Kodim 0606 Kota Bogor, Jumat (2/10/2026).

Pelaksanaan Milad dan SDO menjadi ruang pertemuan bagi jajaran Pimpinan Pusat, Pimpinan Wilayah hingga Pimpinan Daerah GPI untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat kesinambungan organisasi.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Sekretaris Dewan Penasihat PP GPI sekaligus Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agust Jovan Latuconsina, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Wakil Ketua Dewan Syuro PP GPI KH. Sayyid Hamidan, Lc., serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan.

Turut hadir Komandan Kodim 0606 Kota Bogor Kolonel Kav. Gan Gan Rusgandara, Ketua Umum PP GPI Khoirul Amin, Sekretaris Jenderal PP GPI Fery Dermawan, S.H., dan jajaran pengurus GPI dari berbagai wilayah.

Sekretaris Dewan Penasihat PP GPI Agust Jovan Latuconsina mengatakan, usia 81 tahun menjadi momentum bagi GPI untuk melihat kembali perjalanan organisasi sekaligus membaca perubahan yang dihadapi generasi muda.

Menurutnya, dinamika sosial dan pembangunan nasional menghadirkan tantangan tersendiri bagi pemuda Islam sehingga organisasi perlu terus melakukan refleksi dan penguatan internal.

Agust Jovan sekaligus membuka secara resmi rangkaian Milad ke-81 dan SDO GPI. Pembukaan tersebut menandai dimulainya agenda organisasi yang mempertemukan kader dari berbagai daerah di Indonesia.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengapresiasi GPI yang memilih Kota Bogor sebagai lokasi pelaksanaan agenda nasional tersebut.

Dedie berharap pertemuan ratusan kader GPI dapat menjadi ruang untuk memperkuat kontribusi pemuda dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat.

“Sebagai organisasi pemuda Islam yang telah memiliki perjalanan panjang, GPI diharapkan turut mengambil bagian dalam mempersiapkan generasi muda yang berkualitas, memiliki kapasitas kepemimpinan, serta mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa,” kata Dedie.

Ia menilai organisasi kepemudaan memiliki peran dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan, mulai dari kaderisasi, pendidikan, pengabdian hingga aktivitas sosial kemasyarakatan.

Wakil Ketua Dewan Syuro PP GPI KH. Sayyid Hamidan mengingatkan pentingnya menjaga kesinambungan nilai-nilai perjuangan yang menjadi bagian dari perjalanan organisasi.

Milad ke-81 dinilai menjadi kesempatan bagi kader untuk memperkuat keilmuan, kaderisasi, dakwah dan pengabdian agar keberadaan GPI tetap relevan dalam menghadapi perkembangan zaman.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan menyoroti potensi zakat sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat.

Ia mengajak kader GPI tidak hanya memahami zakat sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga melihat perannya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Zakat bukan sekadar kewajiban keagamaan, melainkan instrumen strategis untuk pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegas Rizaludin.

Ia juga mendorong kader GPI terlibat dalam penguatan ekosistem zakat melalui dakwah, edukasi, literasi, penghimpunan hingga pemberdayaan masyarakat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

x
x