DPRD Kota Bogor Tinjau Progres Trase Baru Batutulis, Pembukaan Ditargetkan 1 November 2026

Riky Iskandar
9 Okt 2026 12:04
3 menit membaca

 

INFOPANTULAN.COM, BOGOR – Pimpinan dan Ketua Fraksi DPRD Kota Bogor meninjau progres pembangunan trase baru Jalan Saleh Danasasmita atau Jalan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Jumat (9/10/2026).

Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan penyelesaian proyek tersebut sesuai target sehingga segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil mengatakan, akses baru Batutulis telah dinantikan masyarakat. Karena itu, DPRD ingin memastikan pengerjaan jalan tersebut dapat segera dituntaskan hingga mencapai 100 persen.

“Kami ingin memastikan, bersama para Wakil Ketua DPRD dan para Ketua Fraksi, bahwa akses atau trase baru Batutulis ini segera bisa digunakan oleh masyarakat karena memang sudah ditunggu-tunggu,” ujar Adityawarman.

Ia berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga jalan tersebut bisa segera digunakan, termasuk untuk mendukung mobilitas masyarakat dan kegiatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.

Meski demikian, Adityawarman menilai masih ada sejumlah aspek yang dapat disempurnakan setelah pembangunan utama selesai. Penataan estetika dan perapian kawasan dinilai membutuhkan dukungan anggaran pada tahun-tahun berikutnya.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya upaya mitigasi longsor di sepanjang trase baru yang memiliki sejumlah tebing. Menurutnya, penanaman pohon yang telah dilakukan menjadi salah satu langkah untuk menjaga kestabilan kawasan.

“Saya rasa yang sudah dilakukan ini, penanaman pohon dan lain-lain, merupakan salah satu upaya kita untuk menjaga agar longsor tidak terjadi di kemudian hari,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa penyelesaian pekerjaan konstruksi yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Bogor dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih dikejar dalam sisa waktu sekitar 21 hari.

Ia berharap seluruh pekerjaan dapat mencapai 100 persen pada akhir Oktober 2026. Setelah itu, jalan akan melalui tahapan uji coba sebelum dibuka secara resmi untuk masyarakat.

“Setelah itu tentu akan ada uji coba, termasuk juga mungkin melengkapi rambu dan marka serta PJU. Jadi memang kita harapkan di tanggal 1 November secara resmi mungkin nanti kita bisa buka untuk masyarakat,” kata Dedie.

Pemasangan rambu lalu lintas, marka jalan, dan penerangan jalan umum (PJU) menjadi bagian yang perlu dipastikan sebelum akses baru tersebut digunakan secara resmi.

Kepala UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah I Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Andi Nugroho, mengungkapkan progres pembangunan trase baru Batutulis telah mencapai 84 persen pada Jumat (9/10/2026).

Angka tersebut meningkat lima persen dibandingkan capaian pada Rabu sebelumnya yang masih berada di angka 79 persen.

“Batutulis saat ini sudah mencapai 84 persen. Hari Rabu kemarin 79 persen, berarti ada kenaikan sebesar lima persen. Mudah-mudahan di akhir bulan ini, kita minta dukungan dari semuanya untuk bisa menyelesaikan pekerjaan trase baru Batutulis dan Taman Batutulis,” jelasnya.

Andi mengakui kondisi cuaca, khususnya hujan, menjadi salah satu tantangan dalam penyelesaian pekerjaan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya mengatur waktu pengerjaan agar pekerjaan tetap dapat dikebut ketika kondisi cuaca memungkinkan.

“Pekerjaan juga dilakukan hingga tengah malam untuk mengejar target penyelesaian,” katanya.

Terkait aspek keselamatan berkendara, Andi menjelaskan bahwa desain jalan telah memperhitungkan elevasi trase. Namun, penambahan perangkat keselamatan seperti rumble strip atau marka kejut turut menjadi perhatian untuk membantu pengendara mengurangi kecepatan di titik tertentu.

“Kita akan pasang marka kejut atau rumble strip,” pungkasnya.

x
x