
INFOPANTULAN.COM – AQUA DBL Dance Competition 2026 West Java menegaskan bahwa seni pertunjukan bisa menjadi ruang edukasi. Dua tim, SMAN 5 Bogor dan SMA PU Al Bayan Cibadak (Cibadak), memukau penonton dengan koreografi yang mengangkat tema keberagaman budaya Nusantara sekaligus kepedulian terhadap lingkungan hidup.
SMAN 5 Bogor tampil dengan konsep “JEJAK PETUALANG: Menyatu dalam Gelombang, Merayakan Nusantara”, menghadirkan perjalanan imajinatif dari Waktu Indonesia Bagian Barat, Tengah, hingga Timur. Di atas panggung, keberagaman tarian, rumah adat, serta busana tradisional dari berbagai daerah disusun menjadi satu narasi utuh yang mengajak penonton merenungkan hubungan antara budaya dan kelestarian alam.
Dalam penampilannya, SMAN 5 Bogor tidak hanya mengandalkan gerak tari, tetapi juga memaksimalkan panel backdrop yang berubah-ubah mengikuti alur cerita. Panel tersebut menampilkan sosok petualang sejati, lalu ketika seluruh elemen visual menyatu, muncul simbol aliran air berwarna biru. Simbol itu ditafsirkan sebagai representasi kesegaran dan energi kehidupan, sekaligus penegasan bahwa alam dan budaya bergerak dalam satu keterkaitan.
Gagasan “jejak petualang” terasa relevan dengan cara kompetisi ini mengemas nilai kebangsaan. Penonton diajak memahami bahwa merayakan identitas budaya tidak berhenti pada penampilan estetis, melainkan juga menautkannya dengan tanggung jawab menjaga lingkungan. Pada titik ini, koreografi menjadi semacam bahasa, bukan sekadar hiburan, karena setiap perpindahan adegan diarahkan untuk membangun pesan yang mudah ditangkap.
Sementara itu, SMA PU Al Bayan Cibadak menghadirkan pendekatan cerita yang berbeda melalui tema “Sembilan dan Satu”. Tim ini menampilkan kisah tokoh bernama Cero yang memiliki kemampuan unik berkomunikasi dengan sembilan kucing kesayangannya. Cerita tersebut tidak dibuat sekadar imajinatif, tetapi diarahkan untuk menegaskan peran makhluk hidup dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Kesembilan kucing digambarkan membentuk pasukan kecil penjaga lingkungan. Tugas mereka berfokus pada aktivitas keseharian yang konkret, seperti mengumpulkan sampah plastik yang berserakan di area publik dan membantu merawat kebersihan taman kota. Dengan cara ini, konsep “Sembilan dan Satu” mengubah pesan lingkungan yang sering dianggap abstrak menjadi lebih dekat dengan pengalaman umum masyarakat.
Menariknya, dua tim yang berbeda konsep sama-sama menempatkan kepedulian lingkungan sebagai benang merah. SMAN 5 Bogor menonjolkan simbol air dan perjalanan lintas wilayah, sedangkan Al Bayan Cibadak menonjolkan aksi kebersihan melalui bantuan sembilan kucing. Perbedaan gaya ini membuat kompetisi terasa kaya sudut pandang, bukan satu rumusan yang berulang.
Di sisi lain, ada juga penekanan pada kesiapan fisik saat pementasan. Cerita Al Bayan Cibadak menyisipkan pesan mengenai pentingnya menjaga stamina dan hidrasi tubuh ketika beraktivitas di bawah terik matahari. Penyisipan detail seperti ini memberi lapisan tambahan pada pertunjukan, karena penonton tidak hanya menyaksikan tema, tetapi juga menangkap perhatian pada aspek keseharian yang berkaitan dengan lingkungan dan aktivitas luar ruang.
Kompetisi AQUA DBL Dance 2026-2027 merupakan bagian dari rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang digelar di 31 kota pada 22 provinsi se-Indonesia. Ajang ini dirancang tidak hanya sebagai kompetisi dance, tetapi juga sebagai ekosistem pengembangan talenta lewat beberapa format kegiatan.
Selain pertandingan dance, penyelenggaraan juga menghadirkan DBL Camp untuk menjaring student-athlete terbaik menuju DBL Indonesia All-Star. Ada pula kompetisi AZA 3X3 dengan tema besar “100% Indonesia”, sehingga semangat identitas lokal dan kreativitas tetap menjadi benang penghubung lintas kegiatan.
Seluruh rangkaian pertandingan dapat disaksikan langsung melalui kanal YouTube DBL Play. Untuk laga final, penayangan dilakukan secara khusus melalui kanal YouTube Good Day ID.

