google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

Akibatnya, proses belajar mengajar terpaksa dibagi 2 shift. Pagi dan siang. Demi memuat ratusan siswa di ruang kelas yang tersisa.
*”Khawatir Ancam Nyawa Siswa”*
Kepala Sekolah SDN Sasana Wiyata 02, Ecih Kurnia, mengaku sudah berkali-kali mengajukan proposal perbaikan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Namun hingga kini belum ada realisasi.
_”Iya ini dah diajukan beberapa kali ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Sampai sekarang belum dibangun. Ada 4 kelas parah semua, bangunannya rusak tak layak,”_ ujar Ecih saat ditemui di sekolah, [Senin/27juni 2026].


Tidak ada komentar