google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

Kekhawatiran juga dirasakan para orang tua. Eni, salah satu wali murid, mengaku cemas dengan keselamatan anaknya.
_”Sebagai orang tua saya khawatir keselamatan anak saya dengan kondisi kelas yang ambruk. Terpaksa proses rombel digilir pagi dan siang, tidak efektif. Kalau musim panas kepanasan, kalau musim hujan kebocoran,”_ katanya.
Pihak sekolah berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor segera turun tangan memperbaiki bangunan kelas yang nyaris ambruk tersebut. Agar proses belajar mengajar tidak lagi terganggu dan ratusan siswa bisa belajar dengan aman dan nyaman.


Tidak ada komentar