Balita tenggelam di kolam lele Gunungsindur Bogor, ditemukan meninggal

Abdul Halim
21 Okt 2026 14:18
3 menit membaca

Seorang balita berusia lima tahun ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di kolam lele milik warga di Kampung Cibadung, Desa Cibadung, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor. Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 20 Oktober 2026 malam, bermula ketika korban diduga keluar rumah tanpa sepengetahuan keluarganya.

Menurut keterangan Kapolsek Gunungsindur, AKP Ucup Supriatna, orang tua korban sempat mencari anak yang diketahui keluar sekitar pukul 18.00 WIB. Sekitar dua jam kemudian, tepatnya pukul 20.00 WIB, seorang warga yang sedang mencari ikan menemukan balita tersebut dalam kondisi tenggelam di kolam lele yang berada di lokasi setempat.

Balita ditemukan tenggelam sekitar pukul 20.00 WIB

Kronologi bermula saat keluarga kehilangan jejak korban setelah ia keluar dari rumah. Waktu pencarian dimulai sekitar pukul 18.00 WIB, ketika orang tua menyadari anaknya tidak berada di dalam rumah. Di saat yang sama, belum ada informasi bahwa korban berada di sekitar lingkungan kolam atau lokasi berair lainnya.

Baru sekitar pukul 20.00 WIB, seorang warga yang tengah mencari ikan di kolam lele milik Nasim menemukan korban dalam kondisi tenggelam. Korban kemudian diperiksa dan dinyatakan telah meninggal dunia. Keluarga sempat membawa korban ke klinik terdekat, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Kolam lele berukuran 6 x 20 meter, kedalaman sekitar satu meter

Lokasi kejadian berupa kolam lele yang digunakan warga untuk kegiatan budidaya. Kolam tersebut berukuran sekitar 6 kali 20 meter dengan kedalaman air kurang lebih satu meter. Dengan kedalaman seperti itu, balita yang tidak bisa berenang dan tidak memahami risiko di lingkungan berair berpotensi mengalami kondisi darurat dengan cepat.

Temuan korban di dalam kolam menunjukkan bahwa akses anak menuju lokasi mungkin tidak terpantau. Dalam kasus seperti ini, jarak antara rumah dan titik bahaya, kondisi pagar atau pengaman, serta kebiasaan anak bermain di sekitar rumah dapat menjadi faktor yang memperbesar peluang terjadinya insiden.

Jenazah dimakamkan di pemakaman keluarga

Setelah pemeriksaan awal di lokasi, jenazah balita selanjutnya dibawa untuk dimakamkan di pemakaman keluarga di Kampung Cibadung. Proses pemakaman dilakukan setelah keluarga menerima hasil pemeriksaan dan mengurus kebutuhan pemakaman setempat.

Peristiwa ini juga menyisakan duka mendalam bagi warga sekitar, mengingat korban adalah balita yang masih berada pada fase perkembangan yang belum sepenuhnya memahami bahaya. Kehilangan satu anak dalam hitungan jam, lalu ditemukan dalam kondisi tenggelam, memperlihatkan betapa cepatnya keadaan bisa memburuk saat pengawasan lengah.

Polisi dan Satpol PP cek TKP Rabu 21 Oktober 2026

Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Polsek Gunungsindur bersama Satpol PP mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara pada Rabu, 21 Oktober 2026 sekitar pukul 15.00 WIB. Pemeriksaan TKP dilakukan untuk memastikan kondisi sekitar lokasi, termasuk bagaimana korban bisa berada di kolam serta gambaran akses menuju area berbahaya.

Langkah pengecekan seperti ini penting karena insiden tenggelam pada anak sering berkaitan dengan aspek lingkungan. Misalnya, apakah ada penghalang yang memadai, bagaimana posisi kolam terhadap area rumah, serta apakah ada celah yang memungkinkan anak masuk tanpa diketahui.

Dampak bagi warga: pengawasan ekstra pada balita di sekitar kolam

Peristiwa di Gunungsindur menjadi pengingat bagi keluarga-keluarga di sekitar wilayah yang memiliki kolam ikan, saluran air, atau tempat penampungan air terbuka. Bagi orang tua, kejadian ini menegaskan bahwa balita yang belum memahami risiko dapat bergerak cepat saat tidak ada pengawasan langsung.

Warga juga diimbau memastikan area berbahaya dalam kondisi aman agar kejadian serupa tidak terulang. Penguatan pengaman di sekitar kolam lele, kebiasaan menutup akses, serta penataan lingkungan menjadi perhatian karena aktivitas harian orang tua sering berlangsung di rumah, sementara anak bisa menjelajah area sekitar tanpa disadari.

x
x