google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

Berbagai pertunjukan disuguhkan, mulai dari tarian yang mengangkat unsur budaya lokal Bogor hingga pencak silat. Anak-anak itu pun mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan yang selama ini mereka asah di sanggar.
Bagi Titi, panggung seperti CFD bukan hanya tempat untuk menghibur masyarakat. Lebih dari itu, ruang publik menjadi tempat penting bagi generasi muda untuk mengenal, mencintai, sekaligus menjaga seni budaya daerah.
“Antusiasnya luar biasa. Setiap minggu kita bergantian sanggar-sanggarnya,” katanya.
Seni, Olahraga, dan Budaya Bertemu
Penampilan Panghegar Art pada CFD kali ini juga menjadi bagian dari kolaborasi Dinas Kebudayaan bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor serta Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) dalam rangkaian kegiatan Hari Olahraga Nasional.
Titi mengatakan seni dan budaya dapat berjalan beriringan dengan berbagai aktivitas masyarakat.
“Seni dan budaya itu tidak bisa terpisahkan juga dengan semua sektor lainnya. Tadi tampilannya kelihatan, ada pencak silat dan beberapa keahlian anak-anak yang ditampilkan di Car Free Day,” jelasnya.


Tidak ada komentar