Ia menjelaskan, Porprov 2026 mengusung konsep penyelenggaraan baru dengan melibatkan lebih banyak daerah sebagai tuan rumah. Menurutnya, skema tersebut bertujuan menekan kebutuhan pembangunan infrastruktur baru sekaligus memperluas dampak ekonomi bagi daerah.
“Konsep sekarang tuan rumah disebarkan agar multiplier effect dirasakan oleh banyak kota dan kabupaten. Total ada 18 daerah yang terlibat, terdiri dari tiga tuan rumah utama, tiga pendamping, dan 12 daerah pendukung,” jelasnya.
Heri juga mengungkapkan bahwa Porprov XV Jawa Barat akan diikuti sekitar 17 ribu atlet. Jumlah tersebut dinilai mampu memberikan efek berganda terhadap sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga usaha masyarakat di daerah penyelenggara.
“Yang dikeluarkan melalui APBD insyaallah akan kembali bahkan lebih besar melalui bangkitan ekonomi yang tercipta selama penyelenggaraan Porprov,” pungkasnya.
Tidak ada komentar