Mengusung konsep olahraga di ruang terbuka, kegiatan ini menawarkan pengalaman berolahraga di tengah udara sejuk dan lingkungan alami kawasan pegunungan.
Berbeda dengan aktivitas kebugaran yang umumnya dilakukan di dalam ruangan, Sunday Wellness Carnival memberikan kesempatan kepada peserta untuk menikmati olahraga sekaligus merasakan suasana alam yang lebih segar.
Salah satu peserta, Yeni warga Sentul City mengaku sangat antusias mengikuti Sunday Wellnes Carnival. Walaupun, baru pertama kali mengikutinya setelah mengetahui informasi melalui media sosial Instagram.
Meski baru perdana bergabung, Yeni mengaku langsung menikmati pengalaman berolahraga di alam terbuka. Menurutnya, suasana sejuk di kawasan Sentul City menjadi daya tarik tersendiri.
“Enak, karena di alam. Udaranya lebih enak banget. Biasanya aku olahraga di dalam ruangan dan ini baru pertama kali mencoba di luar ruangan,” ungkap Yeni, Minggu (1/11/2026).
Hal yang paling berkesan baginya adalah perpaduan gerakan yoga dengan iringan musik. Konsep tersebut dinilai menghadirkan pengalaman berbeda karena peserta tidak hanya melakukan gerakan olahraga, tetapi juga dapat menikmati alunan musik yang membuat suasana lebih menyenangkan.
“Perpaduan yoga dan lagu. Jadi sesuatu yang baru dan unik, tetapi menyenangkan,” katanya.
Yeni menilai kegiatan olahraga rutin pada hari Minggu juga penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Terlebih, aktivitas fisik menjadi salah satu cara untuk mempertahankan kebugaran di tengah berbagai tantangan kesehatan.
“Menurut aku penting, karena Minggu adalah sumber kesehatan. Apalagi sekarang sedang banyak virus, jadi ini salah satu cara kita menjaga kesehatan secara alami,” ujarnya.
Ia pun mengaku tertarik untuk kembali mengikuti kegiatan serupa pada pekan berikutnya.
“Pasti ikut lagi. Seru banget. Udara di sini juga enak, sejuk, masih terasa alami dan bebas dari polusi,” ucapnya.
Sementara itu, Coach Yoga, Irma Marry, menjelaskan bahwa konsep yoga yang dihadirkan dalam Sunday Wellness Carnival memiliki keunikan tersendiri melalui perpaduan gerakan dan musik.
Menurutnya, pendekatan tersebut membuat aktivitas yoga terasa lebih ekspresif. Gerakan yang dilakukan peserta disesuaikan dengan ritme musik sekaligus menggambarkan pesan atau cerita yang terkandung dalam lagu.
“Bedanya, kita menggunakan musik. Gerakannya mengikuti ritme musik dan gerakan tersebut menceritakan isi lagu. Jadi, lebih seperti healing, kita bisa curhat melalui gerakan,” jelas Irma.
Ia mengatakan, musik menjadi elemen penting karena dapat membantu peserta lebih mudah terhubung dengan gerakan yang dilakukan. Melalui perpaduan tersebut, yoga tidak hanya berfokus pada aktivitas fisik, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta untuk mengekspresikan perasaan.
“Gerakan yoga ditambah musik dan cerita dari setiap sekuennya membuat kita bisa sambil curhat, sambil healing, sekaligus mengungkapkan apa yang sedang dirasakan,” tuturnya.
Irma menambahkan, latihan yoga tetap mengedepankan teknik dasar, termasuk penggunaan otot inti atau core untuk menjaga keseimbangan dan kestabilan tubuh.
Peserta juga diajak melakukan gerakan secara natural, tidak kaku, serta menyesuaikan ritme dengan alunan musik. Dengan begitu, setiap gerakan dapat dilakukan secara lebih nyaman dan terkontrol.
Selain membantu menenangkan pikiran, yoga juga bermanfaat untuk menyegarkan tubuh serta melatih keteraturan pernapasan.
“Melalui yoga, tubuh menjadi lebih tenang dan segar. Kita juga semakin mengenal kondisi tubuh sendiri, mengetahui kekurangan dan kelebihannya, sehingga bisa bergerak dengan lebih sadar,” paparnya.
Menurut Irma, konsep yoga yang dipadukan dengan musik tersebut juga dapat diikuti oleh peserta pemula. Gerakannya bisa dilakukan secara perlahan dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing individu.
“Gerakannya bisa pelan-pelan, dilakukan secara teratur dan tidak perlu terburu-buru. Jadi, pemula juga bisa mengikuti,” pungkasnya.