Diduga Jadi Lokasi Aktivitas Mencurigakan, Pemilik Kontrakan Kena Sanksi Sosial dan Diusir Warga Citeureup

Nelly Sipayung
31 Jul 2026 14:24
2 menit membaca

INFOPANTULAN.COM, BOGOR– Warga di wilayah Citeureup, Kabupaten Bogor, memberikan sanksi sosial kepada seorang pemilik kontrakan yang diduga terkait aktivitas mencurigakan. Meski demikian, kepolisian memastikan tidak ditemukan adanya tindakan melanggar hukum saat lokasi tersebut didatangi.

Kapolsek Citeureup, Kompol Eddy Santosa, menjelaskan bahwa saat petugas tiba di lokasi, proses penyelesaian telah dilakukan oleh warga bersama pengurus RT dan RW. Massa pun sudah membubarkan diri.

“Pas kita ke sana sudah selesai, warga sudah bubar dan orangnya juga sudah dipulangkan,” ujar Eddy.

Menurutnya, peristiwa itu bermula ketika dua orang datang ke sebuah kontrakan yang kemudian memicu kecurigaan warga. Lokasi tersebut langsung didatangi masyarakat, namun tidak ditemukan adanya perbuatan yang melanggar hukum atau tertangkap tangan melakukan tindakan asusila.

“Belum ada perbuatan itu. Baru datang, langsung digerebek warga. Jadi tidak ada yang tertangkap basah melakukan pelanggaran,” jelasnya.

Karena tidak ditemukan unsur tindak pidana, penyelesaian dilakukan melalui kesepakatan warga dengan memberikan sanksi sosial kepada pemilik kontrakan. Bentuk sanksi tersebut adalah meminta yang bersangkutan meninggalkan wilayah Citeureup dan kembali ke keluarganya di luar daerah.

“Masyarakat tidak ingin melihat orang itu lagi di wilayah tersebut. Malam itu juga disepakati agar yang bersangkutan pergi ke keluarganya di luar Citeureup. Intinya diusir dari kampung itu,” katanya.

Eddy menambahkan, keluarga pemilik kontrakan, yakni istri dan anaknya, tetap diperbolehkan tinggal di lokasi. Sementara hanya pemilik kontrakan yang diminta meninggalkan wilayah tersebut.

Ia juga menegaskan bahwa dua orang yang datang ke kontrakan tersebut bukan merupakan warga Citeureup. Kepolisian memastikan situasi telah kondusif setelah penyelesaian dilakukan secara musyawarah oleh warga setempat.

“Kami datang ke lokasi kondisi sudah selesai. Yang bersangkutan sudah pergi dan situasi sudah kondusif,” pungkasnya.

x
x