google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

“Masyarakat dan pemuda jangan mudah terprovokasi oleh opini-opini negatif yang belum tentu sesuai dengan fakta. Kita harus cerdas memilah informasi dan jangan sampai situasi ini ditunggangi oleh segelintir orang untuk kepentingan tertentu,” ujar Sambas.
Ia menegaskan, setiap informasi mengenai persoalan hukum sebaiknya disikapi dengan mengedepankan fakta dan menunggu keterangan resmi dari lembaga yang berwenang. Masyarakat juga diimbau tidak ikut menyebarkan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.
Sambas menilai pemuda memiliki posisi strategis dalam menjaga kondusivitas Kabupaten Bogor. Di tengah cepatnya penyebaran informasi melalui media sosial, pemuda diharapkan dapat menjadi bagian dari masyarakat yang mampu menyaring informasi, bukan justru memperkeruh keadaan.


Tidak ada komentar