Sentul City, Infopantulan.com – Ribuan warga berkumpul di Canal Stage, lantai dasar AEON Mall Sentul City, pada Senin malam, 5 Oktober 2026, untuk menonton final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia dan Thailand. Acara nonton bareng (nobar) ini diselenggarakan dengan layar besar, sehingga penonton dapat menyaksikan jalannya pertandingan bersama, sambil memberi dukungan kepada skuad Garuda.
Mulai sebelum sepak mula, penonton berdatangan untuk mencari posisi. Ada yang datang bersama teman, ada pula yang membawa keluarga, membuat suasana semakin ramai menjelang pertandingan. Saat laga berjalan, sorakan untuk serangan Indonesia terdengar bergelombang, sedangkan setiap peluang Thailand membuat ruangan seketika lebih hening dan tegang. Pada akhir babak pertama, kedua tim belum mencetak gol, sehingga skor masih 0-0.
Suasana Canal Stage berubah dari riuh ke tegang mengikuti peluang
Di Canal Stage AEON Mall Sentul City, perhatian penonton langsung terpusat ke layar begitu pertandingan dimulai. Setiap kali Indonesia membangun serangan, kerumunan merespons dengan sorakan yang makin keras. Sebaliknya, ketika Thailand mendapatkan peluang, suasana berubah, nada dukungan menurun, dan penonton lebih banyak menahan napas sambil menunggu momen berikutnya.
Ritme dukungan itu terasa jelas sepanjang babak pertama. Tepuk tangan pecah saat pemain Indonesia merebut bola atau berupaya merintis serangan. Ketegangan tidak hilang setelah beberapa momen tekanan, karena peluang demi peluang tetap bergulir dan memunculkan reaksi spontan dari penonton yang hadir bersama keluarga maupun teman.
Babak pertama berakhir 0-0, penonton bertahan menunggu lanjutan
Wasit meniup peluit tanda babak pertama selesai ketika skor masih menunjukkan 0-0. Angka tersebut menjadi gambaran jalannya pertandingan hingga jeda, bukan hasil akhir. Di saat yang sama, kondisi itu juga memengaruhi cara penonton menunggu momen setelah turun minum: mereka tetap berada di lokasi, menantikan babak berikutnya dengan harapan Indonesia mampu memecah kebuntuan.
Bagi banyak penonton, hasil tanpa gol di babak pertama justru membuat pertandingan terasa lebih menegangkan. Kerumunan masih menyimpan energi dukungan, karena belum ada gol yang menjadi penentu arah laga. Ketika jeda berlangsung, layar tetap menjadi pusat perhatian, seolah setiap detik memperpendek jarak menuju momen berikutnya.
Keluarga ikut nobar, perempuan dan anak-anak bersorak bersama
Penonton yang hadir tidak hanya didominasi suporter dewasa. Perempuan dan anak-anak juga tampak ikut meramaikan acara nobar, ikut bersorak saat Indonesia memperoleh peluang. Kehadiran berbagai kelompok usia membuat suasana di AEON Mall Sentul City lebih terasa sebagai kegiatan bersama, bukan sekadar menonton pertandingan.
Dengan format menonton bersama di ruang publik mall, suasana pertandingan menjadi lebih dekat dan mudah diikuti. Warga dapat berbagi reaksi secara langsung, mulai dari momen ketika serangan Indonesia membuahkan peluang, hingga saat Thailand menekan dan membuat penonton kembali tegang.
Warga Sentul City datang untuk dukung Timnas Indonesia
Agus, warga Sentul City, datang bersama keluarganya untuk menyaksikan final sekaligus mendukung Timnas Indonesia. Ia menyatakan sengaja hadir agar bisa melihat langsung perjuangan tim nasional, dengan harapan Indonesia meraih kemenangan. Bagi Agus, nobar di lokasi menjadi cara untuk ikut merasakan kemeriahan laga meski tidak menonton dari stadion.
Sementara itu, Denny yang datang bersama istrinya menilai suasana menonton bersama di AEON Mall Sentul City membuat pertandingan terasa lebih seru. Ia menyoroti keramaian penonton dan kenyamanan tempat yang mendukung pengalaman menonton. Saat babak pertama berakhir tanpa gol, keduanya tetap berada di lokasi, menunggu kelanjutan pertandingan final Indonesia melawan Thailand.