HUT RI ke 81, Istana Bogor Berikan Jamuan Rakyat untuk Warga Nikmati Kuliner dan Lomba Kemerdekaan

Riky Iskandar
17 Agu 2026 07:53
News 0 49
3 menit membaca

INFOPANTULAN.COM, BOGOR – Ribuan warga Kota Bogor memadati Istana Bogor dalam kegiatan Jamuan Rakyat yang digelar untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menghadirkan berbagai hiburan rakyat, sajian kuliner khas Bogor, hingga aneka perlombaan tradisional yang identik dengan perayaan kemerdekaan.

Warga tampak antusias mengikuti lomba balap karung, makan kerupuk, memasukkan pensil ke dalam botol, dan berbagai permainan lainnya yang digelar di area istana.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengaku bersyukur karena masyarakat Kota Bogor mendapatkan kesempatan untuk merayakan Hari Kemerdekaan secara langsung di lingkungan Istana Bogor atas izin Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

“Alhamdulillah atas izin Bapak Presiden Prabowo Subianto, kami dapat melaksanakan kegiatan yang kami namakan Jamuan Rakyat. Pemerintah Kota Bogor bekerja sama dengan Forkopimda dan Kepala Istana Bogor mengundang perwakilan dari 68 kelurahan di Kota Bogor untuk ikut dalam kegiatan ini,” ujar Dedie.

Sebelum rangkaian hiburan dimulai, kegiatan diawali dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, termasuk mendoakan para korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.

“Tadi kita melaksanakan doa bersama dalam rangka kebencanaan, terutama untuk korban gempa yang ada di Nusa Tenggara Timur. Selanjutnya masyarakat dapat menikmati suasana peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di lingkungan Istana Bogor,” katanya.

Menurut Dedie, momen tersebut menjadi kesempatan langka bagi masyarakat untuk dapat masuk dan menikmati keindahan salah satu aset negara yang berada di tengah Kota Bogor.

“Ini sebuah momen yang langka. Sudah sekian lama masyarakat Bogor merindukan untuk bisa masuk ke area Istana Bogor. Kali ini, di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-81, masyarakat diizinkan masuk. Terima kasih kepada Pak Kepala Istana dan Presiden Republik Indonesia,” ungkapnya.

Ia menilai kegiatan tersebut menjadi simbol kedekatan antara pemerintah dan masyarakat.

“Ini menjadi sebuah tradisi di mana antara masyarakat dengan pemerintah itu tidak dijarak. Masyarakat bukan hanya melihat dari sisi pagar saja, tetapi bisa melihat langsung aset bangsa yang sangat indah yang berada di tengah Kota Bogor,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 4.500 warga diizinkan memasuki kawasan Istana Bogor. Para peserta merupakan perwakilan dari 68 kelurahan yang sebelumnya didata oleh masing-masing kelurahan.

“Hari ini yang diizinkan masuk sebanyak 4.500 orang. Karena waktunya cukup mepet, kami meminta kelurahan untuk menginventarisir peserta sekaligus menyiapkan transportasinya. Masyarakat juga sudah diberikan informasi mengenai syarat untuk memasuki area istana, seperti berpakaian yang sopan dan tidak menggunakan celana jeans,” terangnya.

Dedie berharap kesempatan serupa dapat kembali diberikan pada tahun-tahun mendatang sehingga lebih banyak warga Kota Bogor dapat merasakan pengalaman berkunjung ke Istana Bogor.

“Yang tahun ini sudah mendapat kesempatan, mungkin tahun depan bisa bergantian dengan warga yang belum pernah masuk. Intinya kami senang karena masyarakat bisa menikmati suasana istana, mengikuti berbagai lomba, dan merasakan kebersamaan dalam perayaan kemerdekaan,” pungkasnya.

x
x