google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

“Tadinya aku mau ikut lomba itu makan kerupuk, udah habis Jadi nggak ikut apa-apa,” ucapnya.
Proses keterpilihannya pun diakui Ida terjadi secara mendadak. Ia mendapati namanya didaftarkan oleh pengurus RT setempat sebelum akhirnya diarahkan oleh pihak kelurahan untuk berangkat memenuhi undangan ke istana.
“Pertama dapat undangan dari RT terus langsung ke kelurahan. Jadi langsung disuruh ke Istana Bogor,” ungkapnya.
Wanita yang sehari-hari beraktivitas sebagai ibu rumah tangga ini menyampaikan doa dan harapan terbaiknya untuk bangsa di hari kemerdekaan ini.


Tidak ada komentar