google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

INFOPANTULAN.COM, BOGOR – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyebut Festival Merah Putih (FMP) 2026 sebagai tradisi yang lahir dan terus dirawat oleh masyarakat Kota Bogor.
Menurut Dedie, pelaksanaan FMP yang kini memasuki tahun ke-11 menjadi momentum untuk memperkuat rasa nasionalisme dan patriotisme masyarakat sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap bangsa dan negara.
“Ini tradisi yang sudah dibangun dari Bogor, sudah berlangsung yang ke-11 kali. Dan ini meneguhkan komitmen kita semua, warga Kota Bogor, untuk selalu membangkitkan rasa nasionalisme, rasa patriotisme dan tentu saja terus membangun kecintaan terhadap tanah air dan bangsa,” kata Dedie usai kirab bemdera Merah Putih, Minggu (9/8/2026).
Ia menuturkan, rangkaian FMP 2026 berlangsung cukup padat dan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Salah satu kegiatan yang menjadi bagian dari tradisi tersebut yakni pengibaran Sang Saka Merah Putih pada pagi hari dan penurunannya pada sore hari.


Tidak ada komentar