google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

Menurut Tami, kegiatan tersebut bukan semata-mata untuk mencari pemenang. Lebih dari itu, lomba menjadi sarana hiburan sekaligus mempererat hubungan antarwarga.
Antusiasme masyarakat pun terlihat sepanjang perlombaan. Warga dari berbagai kalangan ikut berkumpul menyaksikan aksi para peserta yang berjuang menaklukkan batang pisang licin.
Kemeriahan “panjat pisang” menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan dengan cara sederhana, kreatif, dan penuh kegembiraan.


Tidak ada komentar