Perpustakaan Keliling DAPD Bogor Hadir di MA Mu’allimin Leuwiliang

Abdul Halim
30 Sep 2026 13:21
Pendidikan 0 15
3 menit membaca

INFOPANTULAN.COM – Layanan Perpustakaan Keliling Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD) Kabupaten Bogor menyambangi MA Mu’allimin Muhammadiyah, Kecamatan Leuwiliang, pada Senin, 28 September 2026. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari program Bawaslu Mengajar 2026 bertema “Gen Z Bergerak, Cerdas Mengawasi Pemilu”.

Langkah tersebut dilakukan untuk mendekatkan akses bacaan bagi pelajar serta menghubungkan literasi membaca dengan literasi kepemiluan dan demokrasi. Dalam kunjungan tersebut, para siswa diberi kesempatan memanfaatkan koleksi yang dibawa menggunakan mobil perpustakaan keliling, termasuk buku bertema pengawasan pemilu dan demokrasi.

Perpustakaan keliling DAPD Bogor dan program Bawaslu Mengajar 2026

Kepala Bidang Perpustakaan DAPD Kabupaten Bogor, Rachmat Kurnia, menjelaskan bahwa perpustakaan keliling hadir sebagai upaya pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan bahan bacaan. Menurutnya, fokusnya bukan hanya menghadirkan buku, tetapi juga menumbuhkan kebiasaan gemar membaca di kalangan pelajar.

Rachmat menambahkan, kolaborasi dengan Bawaslu menjadi momen untuk mengaitkan kegiatan literasi dengan edukasi kepemiluan. Dengan cara itu, siswa tidak sekadar mendapatkan pengetahuan tentang demokrasi, melainkan juga bisa membaca bahan yang relevan dengan pengawasan pemilu dan cara berpikir kritis terhadap proses demokrasi.

Minat baca siswa, dari novel remaja hingga buku demokrasi

Selama kegiatan berlangsung, siswa terlihat antusias memanfaatkan koleksi yang dibawa melalui mobil perpustakaan keliling. Di antara buku-buku yang paling diminati, terdapat novel remaja, buku bertema pengawasan pemilu, serta buku berjudul “Demokrasi di Indonesia”.

Rachmat mengatakan minat siswa terhadap topik pengawasan pemilu dan demokrasi menunjukkan bahwa bacaan dapat menjadi sarana memperluas wawasan generasi muda. Ia juga memandang ketertarikan tersebut sebagai masukan bagi DAPD Kabupaten Bogor dalam menyusun dan mengembangkan koleksi agar lebih selaras dengan kebutuhan masyarakat, khususnya pelajar.

154 siswa ikut kegiatan, Bawaslu Corner jadi tambahan bacaan

Pada kunjungan tersebut, sebanyak 154 siswa berpartisipasi. Rinciannya, 59 siswa laki-laki dan 95 siswa perempuan. Selain memperoleh edukasi mengenai demokrasi, kepemiluan, dan pengawasan partisipatif lewat program Bawaslu Mengajar, para siswa juga dapat membaca koleksi yang tersedia di Bawaslu Corner.

Keberadaan dua jenis bacaan dalam satu rangkaian kegiatan membuat siswa memiliki pilihan materi yang lebih beragam. Dari sisi pembelajaran, perpaduan antara sesi edukasi kepemiluan dan aktivitas literasi memberi ruang bagi siswa untuk memahami materi secara lebih dekat melalui bacaan yang bisa langsung diakses.

MA Mu’allimin Leuwiliang punya perpustakaan sekolah, tapi kolaborasi tetap dibutuhkan

Rachmat menyebut bahwa MA Mu’allimin Muhammadiyah Leuwiliang sebenarnya sudah memiliki gedung perpustakaan tersendiri, yang didukung oleh seorang tenaga perpustakaan. Sekolah tersebut memiliki 31 guru, dua tenaga tata usaha, serta 285 siswa.

Meski fasilitas perpustakaan sekolah sudah berjalan, DAPD tetap menghadirkan perpustakaan keliling sebagai penguat layanan. Diharapkan, kunjungan berkala dapat menjadi “pintu masuk” untuk memperluas akses siswa terhadap sumber informasi yang edukatif, sekaligus mendorong kebiasaan membaca di luar rutinitas yang ada.

Rekomendasi DAPD untuk peningkatan kualitas layanan perpustakaan

DAPD Kabupaten Bogor juga menyampaikan rekomendasi agar kualitas layanan perpustakaan terus meningkat. Rekomendasi tersebut meliputi keberlanjutan layanan perpustakaan keliling, sosialisasi aplikasi perpustakaan digital, pelatihan literasi, serta pembinaan dan pengelolaan perpustakaan di lingkungan sekolah.

Langkah-langkah itu dinilai penting karena kebutuhan siswa terhadap bacaan tidak hanya soal ketersediaan buku, tetapi juga kemudahan akses dan kemampuan literasi agar informasi dapat dipahami dan digunakan. Kolaborasi yang berkelanjutan diharapkan mampu mendukung penguatan edukasi kepemiluan bagi generasi muda di Kabupaten Bogor.

Apresiasi dari pihak sekolah dan harapan kerja sama lanjutan

Kepala MA Mu’allimin Muhammadiyah Leuwiliang, Mansur Rudiana, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi Bawaslu Kabupaten Bogor dan DAPD Kabupaten Bogor. Ia menilai kegiatan Bawaslu Mengajar yang dipadukan dengan layanan literasi sebagai langkah positif untuk meningkatkan minat baca sekaligus memperkuat kerja sama antarlembaga.

Mansur berharap kerja sama tersebut terus dikembangkan agar manfaatnya semakin terasa bagi para siswa. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor yang hadir berkolaborasi, dengan harapan kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan memberikan dampak baik bagi siswa.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

x
x