“Pekerjaan ini dilakukan demi memastikan pasokan air ke rumah tangga pelanggan semakin stabil, baik dari segi kuantitas maupun tekanan aliran. Melalui pengaktifan pipa anyar berdiameter 500 mm ini, kami berharap keluhan terkait debit air yang kecil di kawasan Bogor Barat dan Tanah Sareal dapat teratasi secara bertahap,” ujar Rino, Selasa (4/8/2026).
Meski demikian, proses pengaktifan jaringan pipa diperkirakan menimbulkan kekeruhan air sementara di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut terjadi akibat penyesuaian tekanan dan perubahan aliran di dalam jaringan perpipaan selama pekerjaan berlangsung.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kelurahan Cilendek Timur, Curug, Curug Mekar, Semplak, Mekarwangi, Cibadak, Kencana, dan Kayumanis.
Tidak ada komentar